Kalabahi, INFO_PAS - Peserta magang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, Angelika Claudia Banase, memberikan materi tentang manajemen stres kepada warga binaan sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental selama menjalani masa pembinaan, Jumat (09/10).
Kegiatan ini bertujuan membekali warga binaan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali, memahami, serta mengelola stres secara positif. Dalam pemaparannya, Angelika menjelaskan bahwa stres merupakan respons yang dapat dialami setiap orang ketika menghadapi tekanan atau situasi yang sulit. Oleh karena itu, diperlukan cara yang tepat untuk mengendalikan emosi dan menjaga keseimbangan pikiran.
Angelika juga mengajak warga binaan menerapkan sejumlah langkah sederhana, seperti melakukan latihan pernapasan, berpikir positif, menjaga komunikasi yang baik, serta melakukan aktivitas produktif untuk membantu mengurangi tekanan psikologis.
Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi psikologis agar warga binaan mampu menjalani masa pidana dengan lebih baik.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap warga binaan semakin memahami pentingnya mengelola stres, mengendalikan emosi, dan membangun pola pikir yang positif. Hal ini menjadi bekal penting dalam mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Arfandy.
Sementara itu, Kepala Seksi Binadikgiatja, Suryanto Ahmad, selaku mentor peserta magang, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta magang untuk menerapkan pengetahuan sekaligus berkontribusi dalam program pembinaan di Lapas.
Ia berharap materi manajemen stres dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi terus berupaya menghadirkan pembinaan yang humanis dan menyeluruh guna mendukung perubahan perilaku serta mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat. HUMAS_YP





