Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Komitmen Lapas Kalabahi dalam meningkatkan pelayanan dan target kinerja tahun 2026

Panen Semangka di Kebun Dinas Kadelang

Sebagai komitmen dukungan terhadap program Ketahanan Pangan di Lapas Kalabahi.

Sosialisasi Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan ke masyarakat

Memberikan informasi sekaligus membangun sinergitas ke masyarakat sekitar terkait pelaksanaan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan.

Layanan Pengecekan Kesehatan Gratis bagi Warga Binaan

Lapas Kalabahi berkomitmen untuk menjamin hak Warga Binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.

Pembagian Premi Bagi WBP

Bukti nyata dukungan terhadap program pembinaan asimilasi di Lapas Kalabahi

Sabtu, 03 Oktober 2026

Sentuhan Kasih di Balik Jeruji, KUB Renya Rosari Berikan Bantuan bagi Warga Binaan

Kalabahi, INFO_PAS– Kepedulian terhadap warga binaan kembali ditunjukkan melalui kunjungan Kelompok Umat Basis (KUB) Renya Rosari bersama Pastor Paroki Yesus Gembala Yang Baik Kalabahi, Romo Ambrosius Lajar, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi. Kunjungan tersebut diisi dengan perayaan Misa bersama pegawai dan warga binaan beragama Katolik sebagai bagian dari pelayanan rohani selama menjalani masa pembinaan, Sabtu (03/10).


Kehadiran Romo Ambrosius bersama anggota KUB Renya Rosari menjadi momentum bagi warga binaan untuk memperoleh penguatan iman dan motivasi. Perayaan Misa berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti warga binaan Katolik dengan tertib.

Selain pelayanan rohani, KUB Renya Rosari juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan bantuan kasih kepada seluruh warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian dan solidaritas umat kepada warga binaan yang sedang menjalani proses pembinaan.

Kasubsi Registrasi Lapas Kelas IIB Kalabahi, Yosef Wasi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan KUB Renya Rosari bersama Romo Ambrosius.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan bantuan kasih yang diberikan. Kehadiran para tokoh agama dan kelompok umat sangat berarti bagi warga binaan, karena selain memberikan penguatan rohani, juga menunjukkan bahwa mereka tetap mendapatkan perhatian dari masyarakat,” ujar Yosef.

Sementara itu, Ketua KUB Renya Rosari, Florentinus Paman Kia, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kasih kepada sesama.

“Kami datang untuk berbagi kasih dan memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita di Lapas. Semoga kehadiran kami dapat memberikan semangat dan membantu mereka menjalani masa pembinaan dengan penuh harapan,” ungkap Florentinus.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Lapas dan komunitas keagamaan dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual serta reintegrasi sosial warga binaan. HUMAS_HS

Jumat, 02 Oktober 2026

Lapas Kalabahi Gelar Penyuluhan PHBS, Ajak Warga Binaan Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melalui bidang perawatan menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi warga binaan. Kegiatan ini dipaparkan oleh peserta magang, Fitria Lekitonu, sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan selama menjalani masa pembinaan, Jumat (02/10).

Dalam penyuluhan tersebut, Fitria Lekitonu memberikan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan lingkungan hunian, hingga membiasakan pola hidup sehat untuk mencegah penyebaran penyakit.

Kasi Binadikgiatja Lapas Kalabahi, Suryanto Ahmad, menyampaikan bahwa penyuluhan kesehatan merupakan bagian penting dari pembinaan warga binaan, khususnya dalam membangun kebiasaan hidup sehat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya memahami pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Kesehatan merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga,” ujarnya.

Salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku mendapatkan pengetahuan baru tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan.





“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi kami. Kami menjadi lebih memahami bahwa kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan dilakukan setiap hari,” ungkapnya.

Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif atau games yang melibatkan warga binaan. Suasana berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Selain menciptakan suasana yang menyenangkan, permainan tersebut menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan sekaligus membantu peserta mengingat kembali materi yang telah disampaikan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi terus mendorong peningkatan kesadaran kesehatan warga binaan sebagai bagian dari pembinaan yang berkelanjutan, humanis, dan berorientasi pada kualitas hidup yang lebih baik. HUMAS_YP

Kamis, 01 Oktober 2026

Dukung Program Pembinaan, Lapas Kalabahi Bagikan Premi ke Warga Binaan Asimilasi

 




Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali membuktikan komitmennya dalam menjalankan program pembinaan kemandirian yang produktif. Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, memimpin langsung jalannya evaluasi dan persiapan penyerahan premi atau upah kerja bagi warga binaan yang tergabung dalam program asimilasi kerja, Kamis (01/09).

 

Kegiatan ini diawali dengan koordinasi di ruang kerja Kalapas. M. Arfandy didampingi secara langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, serta Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Roby Eduard Therik. Ketiganya memastikan kelancaran administrasi, meninjau capaian target, dan mencocokkan besaran upah dengan hasil produksi yang telah dicapai para warga binaan. Setelah koordinasi tuntas, pimpinan beserta jajaran beranjak menuju area kegiatan kerja untuk menyerahkan premi.

 

Setibanya di lokasi, suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti proses penyerahan upah kerja tersebut. Warga binaan asimilasi, yang mayoritas dipekerjakan pada pos produksi pembuatan batako, menerima hasil keringat mereka secara langsung. Sistem pembagian hasil produksi ini dilakukan secara transparan sesuai regulasi Pemasyarakatan, di mana sebagian disetor sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sebagian lainnya murni menjadi premi bagi warga binaan.

 

Dalam arahannya, M. Arfandy menegaskan bahwa pemberian premi ini merupakan bentuk nyata pemenuhan hak sekaligus apresiasi institusi. "Premi ini adalah hak mutlak kalian atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. Kami berharap upah ini menjadi motivasi agar kalian terus berkarya, membekali diri dengan keterampilan nyata, dan menjaga kedisiplinan. Ini adalah bekal penting ketika kalian kembali ke masyarakat nanti," ujar Kalapas.

 

Suryanto Ahmad dan Roby Eduard Therik turut menambahkan arahan agar warga binaan tetap disiplin menjaga keamanan, ketertiban, serta mempertahankan kualitas batako yang selama ini telah dipercaya oleh konsumen di sekitar Kalabahi.

 

Raut wajah bahagia tak dapat disembunyikan oleh para penerima upah. Musa Mail, seorang warga binaan yang sehari-hari bertugas di unit pembuatan batako, mengaku sangat bersyukur dan merasa dihargai atas tenaga yang ia keluarkan selama menjalani masa pidana.

 

"Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kalapas dan seluruh jajaran atas bimbingannya. Premi ini sangat berarti bagi saya pribadi. Selain membuktikan bahwa kami masih bisa berguna dan produktif, upah ini juga bisa saya tabung dan kirimkan untuk keperluan keluarga di rumah. Kerja mencetak batako memang menguras tenaga, tetapi kalau dihargai dan diperhatikan seperti ini, rasa lelah itu hilang," ungkap Musa penuh haru. (Humas_FW)

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Kalabahi Gelar Upacara dengan Khidmat



Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada hari Kamis (01/09). Berlangsung khidmat di lapangan upacara, kegiatan ini mengusung tema nasional "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

 

Upacara ini diikuti secara menyeluruh oleh segenap jajaran pegawai, staf, serta para peserta magang yang sedang bertugas di lingkungan Lapas. Rangkaian acara meliputi penghormatan, pembacaan teks Pancasila, pembacaan naskah Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan Ikrar yang menegaskan kembali kesetiaan dan kebulatan tekad seluruh peserta dalam mempertahankan ideologi dasar negara. Barisan peserta tampak antusias dan disiplin mengikuti setiap tahapan upacara dari awal hingga selesai.

 

Bertindak selaku pembina upacara, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, memberikan pandangan mendalam mengenai makna luhur peringatan ini. Menurutnya, tema yang diusung tahun ini memiliki kaitan yang sangat erat dengan fungsi pemasyarakatan dan pelayanan publik yang diemban oleh institusinya.

 

"Pancasila bukan sekadar teks sejarah yang dibaca setahun sekali, melainkan napas dan fondasi kita dalam mengabdi. Di lingkungan internal kita, nilai-nilai Pancasila menjadi energi pemersatu sekaligus pedoman utama kami dalam memberikan pelayanan dan pembinaan yang manusiawi, beradab, dan adil bagi seluruh warga binaan," ujar M. Arfandy.

 

Lebih lanjut, Kalapas menekankan bahwa cita-cita mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur harus digerakkan lewat integritas kerja sehari-hari. "Saya mengajak seluruh pegawai dan peserta magang untuk terus mengamalkan nilai keadilan sosial dan gotong royong. Dengan begitu, Lapas Kalabahi tidak hanya menjadi tempat pembinaan hukum, tetapi juga ruang pemulihan kemanusiaan yang berkeadilan," tegasnya.

 

Upacara diakhiri dengan doa bersama untuk kesejahteraan bangsa. Kegiatan ini diharapkan terus menebalkan semangat nasionalisme dan integritas seluruh keluarga besar Lapas Kalabahi. (Humas_FW)

Selasa, 29 September 2026

Kalapas Kalabahi Bersama Jajaran Kontrol Blok Hunian, Pastikan Keamanan dan Ketertiban

Kalabahi,INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, bersama jajaran melakukan kontrol langsung ke blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (29/9). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan pengawasan serta penertiban barang dan fasilitas di kamar hunian.








Dalam kegiatan tersebut, Kalapas M. Arfandy turun langsung menyambangi sejumlah kamar hunian, melakukan pengecekan kondisi kamar, fasilitas, serta barang-barang yang berada di dalamnya. Selain melakukan pemeriksaan, Kalapas juga memberikan arahan kepada WBP agar bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku selama menjalani masa pembinaan.

“Kontrol ini bukan semata-mata untuk melakukan pemeriksaan, tetapi juga untuk memastikan seluruh warga binaan memahami pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan hunian. Kami ingin menciptakan suasana yang aman dan kondusif dengan dukungan seluruh warga binaan,” ujar M. Arfandy.

Ia menegaskan, pengawasan dan pemeriksaan akan dilakukan secara berkala sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Hal ini sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengenai pembersihan dan penertiban secara menyeluruh terhadap barang, fasilitas, instalasi, dan perlengkapan di blok serta kamar hunian.

Sementara itu, salah seorang WBP di blok hunian menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

“Kami memahami bahwa pemeriksaan ini untuk kebaikan bersama. Kami juga diingatkan untuk menjaga kebersihan kamar dan mengikuti aturan yang ada agar suasana di blok tetap aman dan nyaman,” ungkapnya.

Melalui kontrol langsung ini, Lapas Kalabahi terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, dan kondusif bagi seluruh warga binaan. Humas_YP

Lapas Kalabahi Serahkan MCK kepada Warga Binaan, Dukung Kebersihan dan Kesehatan

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan, salah satunya melalui penyerahan perlengkapan mandi, cuci, dan kakus (MCK) kepada warga binaan, Selasa (29/09).



Penyerahan MCK tersebut dilakukan secara langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, kepada warga binaan di lingkungan Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas dalam mendukung pola hidup bersih dan sehat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga binaan tetap terpenuhi selama menjalani masa pidana.

Kalapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.

“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar warga binaan dapat terpenuhi dengan baik. Penyerahan MCK ini diharapkan dapat mendukung kebersihan diri dan lingkungan serta menciptakan kondisi Lapas yang lebih sehat dan nyaman,” ujar M. Arfandy.

Sementara itu, Suryanto Ahmad menjelaskan bahwa pemberian perlengkapan MCK merupakan bentuk perhatian Lapas terhadap kondisi keseharian warga binaan.

“Kami berharap perlengkapan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. Kebersihan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga warga binaan juga perlu menjaga dan merawat fasilitas yang telah diberikan,” katanya.

Salah satu warga binaan penerima MCK menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan pihak Lapas.

“Kami berterima kasih karena kebutuhan seperti ini diperhatikan. MCK yang diberikan sangat membantu kami dalam menjaga kebersihan selama berada di dalam Lapas,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kalabahi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang humanis sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan tertib. Humas_YP

Rabu, 23 September 2026

Cegah Penyebaran DBD, Lapas Kalabahi Gerak Cepat Gelar Fogging di Area Blok Hunian

 


Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai langkah proaktif dalam menjaga kesehatan dan keselamatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan pengasapan atau fogging secara menyeluruh, khususnya di area blok hunian. Tindakan preventif ini merupakan respons cepat dan strategis pihak Lapas dalam mengantisipasi ancaman penyakit mematikan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kerap mengintai pada masa pergantian musim, Rabu (23/09).

 

Terlihat petugas memastikan seluruh sudut kamar, area saluran air, hingga fasilitas umum tak luput dari jangkauan asap guna memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

 

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, Roby Eduard Therik, menegaskan bahwa kesehatan seluruh penghuni adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar.

 

"Langkah fogging ini kami ambil sebagai wujud komitmen nyata Lapas Kalabahi dalam memberikan perlindungan maksimal bagi warga binaan dari bahaya DBD. Kami tidak ingin menunda atau menunggu sampai ada kasus; pencegahan sejak dini adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman di dalam Lapas," tegas Roby.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja difokuskan pada blok hunian karena merupakan area dengan tingkat kepadatan tertinggi.

 

"Kami memprioritaskan blok hunian karena kesehatan warga binaan sangat bergantung pada sanitasi lingkungan tempat mereka beristirahat. Selain rutin fogging, kami juga terus mengedukasi para WBP agar disiplin menjaga kebersihan kamar dan senantiasa menerapkan pola 3M Plus. Sinergi antara tindakan pencegahan ini diharapkan mampu menghilangkan risiko penyebaran DBD," jelas Suryanto. (Humas_FW)