Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Komitmen Lapas Kalabahi dalam meningkatkan pelayanan dan target kinerja tahun 2026

Panen Semangka di Kebun Dinas Kadelang

Sebagai komitmen dukungan terhadap program Ketahanan Pangan di Lapas Kalabahi.

Sosialisasi Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan ke masyarakat

Memberikan informasi sekaligus membangun sinergitas ke masyarakat sekitar terkait pelaksanaan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan.

Layanan Pengecekan Kesehatan Gratis bagi Warga Binaan

Lapas Kalabahi berkomitmen untuk menjamin hak Warga Binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.

Pembagian Premi Bagi WBP

Bukti nyata dukungan terhadap program pembinaan asimilasi di Lapas Kalabahi

Jumat, 02 Oktober 2026

Lapas Kalabahi Gelar Penyuluhan PHBS, Ajak Warga Binaan Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melalui bidang perawatan menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi warga binaan. Kegiatan ini dipaparkan oleh peserta magang, Fitria Lekitonu, sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan selama menjalani masa pembinaan, Jumat (02/10).

Dalam penyuluhan tersebut, Fitria Lekitonu memberikan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan lingkungan hunian, hingga membiasakan pola hidup sehat untuk mencegah penyebaran penyakit.

Kasi Binadikgiatja Lapas Kalabahi, Suryanto Ahmad, menyampaikan bahwa penyuluhan kesehatan merupakan bagian penting dari pembinaan warga binaan, khususnya dalam membangun kebiasaan hidup sehat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya memahami pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Kesehatan merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga,” ujarnya.

Salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku mendapatkan pengetahuan baru tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan.





“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi kami. Kami menjadi lebih memahami bahwa kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan dilakukan setiap hari,” ungkapnya.

Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif atau games yang melibatkan warga binaan. Suasana berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Selain menciptakan suasana yang menyenangkan, permainan tersebut menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan sekaligus membantu peserta mengingat kembali materi yang telah disampaikan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi terus mendorong peningkatan kesadaran kesehatan warga binaan sebagai bagian dari pembinaan yang berkelanjutan, humanis, dan berorientasi pada kualitas hidup yang lebih baik. HUMAS_YP

Kamis, 01 Oktober 2026

Dukung Program Pembinaan, Lapas Kalabahi Bagikan Premi ke Warga Binaan Asimilasi

 




Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali membuktikan komitmennya dalam menjalankan program pembinaan kemandirian yang produktif. Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, memimpin langsung jalannya evaluasi dan persiapan penyerahan premi atau upah kerja bagi warga binaan yang tergabung dalam program asimilasi kerja, Kamis (01/09).

 

Kegiatan ini diawali dengan koordinasi di ruang kerja Kalapas. M. Arfandy didampingi secara langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, serta Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Roby Eduard Therik. Ketiganya memastikan kelancaran administrasi, meninjau capaian target, dan mencocokkan besaran upah dengan hasil produksi yang telah dicapai para warga binaan. Setelah koordinasi tuntas, pimpinan beserta jajaran beranjak menuju area kegiatan kerja untuk menyerahkan premi.

 

Setibanya di lokasi, suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti proses penyerahan upah kerja tersebut. Warga binaan asimilasi, yang mayoritas dipekerjakan pada pos produksi pembuatan batako, menerima hasil keringat mereka secara langsung. Sistem pembagian hasil produksi ini dilakukan secara transparan sesuai regulasi Pemasyarakatan, di mana sebagian disetor sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sebagian lainnya murni menjadi premi bagi warga binaan.

 

Dalam arahannya, M. Arfandy menegaskan bahwa pemberian premi ini merupakan bentuk nyata pemenuhan hak sekaligus apresiasi institusi. "Premi ini adalah hak mutlak kalian atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. Kami berharap upah ini menjadi motivasi agar kalian terus berkarya, membekali diri dengan keterampilan nyata, dan menjaga kedisiplinan. Ini adalah bekal penting ketika kalian kembali ke masyarakat nanti," ujar Kalapas.

 

Suryanto Ahmad dan Roby Eduard Therik turut menambahkan arahan agar warga binaan tetap disiplin menjaga keamanan, ketertiban, serta mempertahankan kualitas batako yang selama ini telah dipercaya oleh konsumen di sekitar Kalabahi.

 

Raut wajah bahagia tak dapat disembunyikan oleh para penerima upah. Musa Mail, seorang warga binaan yang sehari-hari bertugas di unit pembuatan batako, mengaku sangat bersyukur dan merasa dihargai atas tenaga yang ia keluarkan selama menjalani masa pidana.

 

"Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kalapas dan seluruh jajaran atas bimbingannya. Premi ini sangat berarti bagi saya pribadi. Selain membuktikan bahwa kami masih bisa berguna dan produktif, upah ini juga bisa saya tabung dan kirimkan untuk keperluan keluarga di rumah. Kerja mencetak batako memang menguras tenaga, tetapi kalau dihargai dan diperhatikan seperti ini, rasa lelah itu hilang," ungkap Musa penuh haru. (Humas_FW)

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Kalabahi Gelar Upacara dengan Khidmat



Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada hari Kamis (01/09). Berlangsung khidmat di lapangan upacara, kegiatan ini mengusung tema nasional "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

 

Upacara ini diikuti secara menyeluruh oleh segenap jajaran pegawai, staf, serta para peserta magang yang sedang bertugas di lingkungan Lapas. Rangkaian acara meliputi penghormatan, pembacaan teks Pancasila, pembacaan naskah Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan Ikrar yang menegaskan kembali kesetiaan dan kebulatan tekad seluruh peserta dalam mempertahankan ideologi dasar negara. Barisan peserta tampak antusias dan disiplin mengikuti setiap tahapan upacara dari awal hingga selesai.

 

Bertindak selaku pembina upacara, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, memberikan pandangan mendalam mengenai makna luhur peringatan ini. Menurutnya, tema yang diusung tahun ini memiliki kaitan yang sangat erat dengan fungsi pemasyarakatan dan pelayanan publik yang diemban oleh institusinya.

 

"Pancasila bukan sekadar teks sejarah yang dibaca setahun sekali, melainkan napas dan fondasi kita dalam mengabdi. Di lingkungan internal kita, nilai-nilai Pancasila menjadi energi pemersatu sekaligus pedoman utama kami dalam memberikan pelayanan dan pembinaan yang manusiawi, beradab, dan adil bagi seluruh warga binaan," ujar M. Arfandy.

 

Lebih lanjut, Kalapas menekankan bahwa cita-cita mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur harus digerakkan lewat integritas kerja sehari-hari. "Saya mengajak seluruh pegawai dan peserta magang untuk terus mengamalkan nilai keadilan sosial dan gotong royong. Dengan begitu, Lapas Kalabahi tidak hanya menjadi tempat pembinaan hukum, tetapi juga ruang pemulihan kemanusiaan yang berkeadilan," tegasnya.

 

Upacara diakhiri dengan doa bersama untuk kesejahteraan bangsa. Kegiatan ini diharapkan terus menebalkan semangat nasionalisme dan integritas seluruh keluarga besar Lapas Kalabahi. (Humas_FW)

Selasa, 29 September 2026

Kalapas Kalabahi Bersama Jajaran Kontrol Blok Hunian, Pastikan Keamanan dan Ketertiban

Kalabahi,INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, bersama jajaran melakukan kontrol langsung ke blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (29/9). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan pengawasan serta penertiban barang dan fasilitas di kamar hunian.








Dalam kegiatan tersebut, Kalapas M. Arfandy turun langsung menyambangi sejumlah kamar hunian, melakukan pengecekan kondisi kamar, fasilitas, serta barang-barang yang berada di dalamnya. Selain melakukan pemeriksaan, Kalapas juga memberikan arahan kepada WBP agar bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku selama menjalani masa pembinaan.

“Kontrol ini bukan semata-mata untuk melakukan pemeriksaan, tetapi juga untuk memastikan seluruh warga binaan memahami pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan hunian. Kami ingin menciptakan suasana yang aman dan kondusif dengan dukungan seluruh warga binaan,” ujar M. Arfandy.

Ia menegaskan, pengawasan dan pemeriksaan akan dilakukan secara berkala sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Hal ini sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengenai pembersihan dan penertiban secara menyeluruh terhadap barang, fasilitas, instalasi, dan perlengkapan di blok serta kamar hunian.

Sementara itu, salah seorang WBP di blok hunian menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

“Kami memahami bahwa pemeriksaan ini untuk kebaikan bersama. Kami juga diingatkan untuk menjaga kebersihan kamar dan mengikuti aturan yang ada agar suasana di blok tetap aman dan nyaman,” ungkapnya.

Melalui kontrol langsung ini, Lapas Kalabahi terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, dan kondusif bagi seluruh warga binaan. Humas_YP

Lapas Kalabahi Serahkan MCK kepada Warga Binaan, Dukung Kebersihan dan Kesehatan

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan, salah satunya melalui penyerahan perlengkapan mandi, cuci, dan kakus (MCK) kepada warga binaan, Selasa (29/09).



Penyerahan MCK tersebut dilakukan secara langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, kepada warga binaan di lingkungan Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas dalam mendukung pola hidup bersih dan sehat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga binaan tetap terpenuhi selama menjalani masa pidana.

Kalapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.

“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar warga binaan dapat terpenuhi dengan baik. Penyerahan MCK ini diharapkan dapat mendukung kebersihan diri dan lingkungan serta menciptakan kondisi Lapas yang lebih sehat dan nyaman,” ujar M. Arfandy.

Sementara itu, Suryanto Ahmad menjelaskan bahwa pemberian perlengkapan MCK merupakan bentuk perhatian Lapas terhadap kondisi keseharian warga binaan.

“Kami berharap perlengkapan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. Kebersihan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga warga binaan juga perlu menjaga dan merawat fasilitas yang telah diberikan,” katanya.

Salah satu warga binaan penerima MCK menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan pihak Lapas.

“Kami berterima kasih karena kebutuhan seperti ini diperhatikan. MCK yang diberikan sangat membantu kami dalam menjaga kebersihan selama berada di dalam Lapas,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kalabahi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang humanis sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan tertib. Humas_YP

Rabu, 23 September 2026

Cegah Penyebaran DBD, Lapas Kalabahi Gerak Cepat Gelar Fogging di Area Blok Hunian

 


Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai langkah proaktif dalam menjaga kesehatan dan keselamatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan pengasapan atau fogging secara menyeluruh, khususnya di area blok hunian. Tindakan preventif ini merupakan respons cepat dan strategis pihak Lapas dalam mengantisipasi ancaman penyakit mematikan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kerap mengintai pada masa pergantian musim, Rabu (23/09).

 

Terlihat petugas memastikan seluruh sudut kamar, area saluran air, hingga fasilitas umum tak luput dari jangkauan asap guna memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

 

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, Roby Eduard Therik, menegaskan bahwa kesehatan seluruh penghuni adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar.

 

"Langkah fogging ini kami ambil sebagai wujud komitmen nyata Lapas Kalabahi dalam memberikan perlindungan maksimal bagi warga binaan dari bahaya DBD. Kami tidak ingin menunda atau menunggu sampai ada kasus; pencegahan sejak dini adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman di dalam Lapas," tegas Roby.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja difokuskan pada blok hunian karena merupakan area dengan tingkat kepadatan tertinggi.

 

"Kami memprioritaskan blok hunian karena kesehatan warga binaan sangat bergantung pada sanitasi lingkungan tempat mereka beristirahat. Selain rutin fogging, kami juga terus mengedukasi para WBP agar disiplin menjaga kebersihan kamar dan senantiasa menerapkan pola 3M Plus. Sinergi antara tindakan pencegahan ini diharapkan mampu menghilangkan risiko penyebaran DBD," jelas Suryanto. (Humas_FW)

Sabtu, 19 September 2026

Wujudkan Pembinaan Karakter, Lapas Kalabahi Bekali Peserta Magang dengan Latihan PBB

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menyelenggarakan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang diperuntukkan bagi para peserta magang. Bertempat di lapangan upacara Lapas Kalabahi, kegiatan pembinaan fisik dan kedisiplinan ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, bersama jajaran staf Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Sabtu (19/09).

 

Kehadiran jajaran Kamtib berperan penting dalam memastikan kesamaptaan dan standar operasional ditaati. Di bawah terik matahari, para peserta digembleng berbagai gerakan dasar hingga formasi baris-berbaris yang menuntut fokus, kekompakan tim, serta respons cepat terhadap instruksi pimpinan.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, memberikan dukungan dan apresiasi penuh terhadap program pembinaan ini. "Lapas adalah institusi penegak hukum yang membutuhkan tingkat kedisiplinan tinggi. Peserta magang harus memahami ritme dan aturan main yang ada di sini. PBB bukan sekadar gerakan fisik baris-berbaris, melainkan medium utama penanaman nilai integritas, loyalitas, dan tanggung jawab. Bekal disiplin ini akan sangat berguna saat mereka memasuki dunia kerja profesional yang sesungguhnya di masa depan," tegas M. Arfandy.

 

Senada dengan hal tersebut, Kasi Binadikgiatja, Suryanto Ahmad, menekankan esensi psikologis dari instruksi di lapangan. Menurutnya, PBB memegang peranan krusial dalam membentuk kesigapan mental peserta magang. "Melalui latihan di lapangan upacara ini, kami dari jajaran Kamtib dan Binadikgiatja ingin menanamkan jiwa korsa. PBB melatih mereka untuk memiliki tingkat konsentrasi tinggi, patuh pada hierarki dan instruksi pimpinan, serta mampu mengesampingkan ego pribadi demi kekompakan tim," jelas Suryanto.

 

Ia menambahkan bahwa pembinaan ini merupakan wujud tanggung jawab institusi. "Kami ingin memastikan tenaga magang yang keluar dari Lapas Kalabahi nantinya tidak hanya unggul secara akademis dan administratif, tetapi juga memiliki karakter yang ulet, cekatan, dan tahan banting. Kesiapan fisik dan mental adalah kunci utama dari keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan," pungkasnya. (Humas_FW)

Jumat, 18 September 2026

Tingkatkan Spiritual, Lapas Kalabahi Laksanakan Shalat Istisqa'

 


Kalabahi, INFO_PAS - Menghadapi kondisi musim kemarau panjang serta tingginya potensi kekeringan yang mulai melanda berbagai wilayah di Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, secara proaktif menggelar Shalat Istisqa' dan doa bersama.

 

Bertempat di Masjid At-Taubah Lapas Kalabahi, rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, peserta magang, hingga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam.

 

Kepala (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, menegaskan esensi dari kegiatan ini. “Shalat Istisqa' adalah ikhtiar batiniah kita dalam menghadapi kemarau. Selain memohon turunnya hujan yang membawa berkah, momen ini menjadi wadah penting guna mempertebal keimanan petugas dan warga binaan. Kita diajak untuk terus bermuhasabah dan mendoakan keselamatan bangsa,” jelas M. Arfandy.

 

Dampak positif dari kegiatan kerohanian ini juga dirasakan langsung oleh WBP. Sirang Gorang, salah satu warga binaan, mengungkapkan keharuannya. “Meski raga kami berada di balik jeruji besi, kami bersyukur tetap bisa mendoakan keselamatan masyarakat luas. Shalat ini menghadirkan ketenangan batin yang luar biasa. Kami sangat berharap Allah segera mengabulkan ikhtiar kita dengan menurunkan hujan, agar saudara-saudara kita di luar sana tidak lagi menderita akibat krisis air yang berkepanjangan,” ungkapnya.

 

Ibadah ini ditutup dengan lantunan zikir dan doa yang menggema secara syahdu di dalam masjid, mengukuhkan harapan bersama akan datangnya berkah kehidupan yang baru, sekaligus menjadi tonggak penyadaran diri untuk senantiasa berserah kepada kehendak Yang Maha Kuasa atas segala cobaan. (Humas_FW)

Rabu, 16 September 2026

Komitmen Bebas Halinar, Lapas Kalabahi Kolaborasi bersama Brimob Alor Gelar Penggeledahan dan Tes Urine



Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka mewujudkan lingkungan bebas dari Handphone, Pungli, dan Narkoba (Halinar), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi bersinergi dengan Brimob Alor menggelar kegiatan penggeledahan blok hunian dan tes urine bagi Warga Binaan, Rabu (16/09).

 

Kegiatan strategis ini diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy. Apel tersebut diikuti dengan penuh kedisiplinan oleh seluruh jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), serta personel Brimob Alor.

 

Usai pelaksanaan apel, tim gabungan langsung bergerak menyisir setiap kamar di blok hunian warga binaan. Penggeledahan dilakukan secara teliti namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Hasil dari razia gabungan ini sangat memuaskan; petugas tidak menemukan adanya handphone, narkoba, maupun barang-barang terlarang lainnya di dalam area hunian.

 

Setelah sterilisasi kamar selesai, agenda dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine kepada para warga binaan yang difasilitasi oleh jajaran Perawatan Lapas Kalabahi. Dari seluruh sampel yang diperiksa, hasilnya menunjukkan 100 persen negatif narkoba, membuktikan pembinaan di dalam Lapas berjalan dengan sangat baik.

 

Menanggapi hasil positif tersebut, Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan apresiasi tingginya. "Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergitas kami dengan Brimob Alor dalam menjaga sterilisasi Lapas. Nol temuan barang terlarang dan hasil tes urine negatif adalah bukti komitmen kita bersama mewujudkan Lapas Kalabahi yang bersih dan aman," tegas Arfandy.

 

Senada dengan Kalapas, Kepala KPLP, Roby Eduard Therik, turut memastikan bahwa situasi keamanan tetap terkendali. "Keamanan dan ketertiban adalah prioritas utama. Kolaborasi dengan jajaran Brimob sangat membantu kami dalam melakukan deteksi dini. Puji syukur, kondisi Lapas tetap aman, kondusif, dan bebas dari gangguan kamtib," ujar Roby.

 

Kegiatan penggeledahan dan tes urine yang berjalan tertib ini kemudian ditutup dengan sesi pengambilan foto bersama antara jajaran petugas Lapas Kalabahi dan personel Brimob Alor sebagai wujud soliditas aparat. (Humas_FW)

Selasa, 15 September 2026

Hadir Membawa Kasih, KUB Santo Yoseph Bungawaru Berikan Dukungan bagi Warga Binaan Lapas Kalabahi

 

Kalabahi, INFO_PAS–  Kepedulian terhadap warga binaan kembali ditunjukkan melalui kunjungan Romo Maximus Atolan Bulu Manu bersama Kelompok Umat Basis (KUB) Santo Yoseph Bungawaru ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi. Kunjungan tersebut ditujukan kepada warga binaan beragama Katolik sekaligus menjadi bentuk dukungan moral dan sosial selama menjalani masa pembinaan, Selasa (15/09). 

Dalam kunjungan tersebut, Romo Maximus bersama anggota KUB Santo Yoseph berkesempatan merayakan misa bersama, berinteraksi dan memberikan penguatan kepada warga binaan. Kehadiran kelompok umat tersebut diharapkan dapat memberikan semangat serta motivasi bagi warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Selain kunjungan, KUB Santo Yoseph Bungawaru juga menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan berupa alat-alat kebersihan yang diperuntukkan bagi seluruh warga binaan Lapas Kalabahi. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan hunian yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kasubsi Registrasi Lapas Kelas IIB Kalabahi, Yosef Wasi, mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang diberikan KUB Santo Yoseph Bungawaru kepada warga binaan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi warga binaan, bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga perhatian dan kepedulian yang dapat memberikan motivasi selama menjalani masa pembinaan,” ujar Yosef.

Sementara itu, Ketua KUB Santo Yoseph Bungawaru, Salestinus Wara, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan wujud kepedulian umat terhadap sesama.

“Kami ingin hadir dan memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang sedang menjalani pembinaan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan mengingatkan mereka bahwa masih ada keluarga dan masyarakat yang peduli,” ungkap Salestinus.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara Lapas dan masyarakat dalam mendukung proses pembinaan serta reintegrasi sosial warga binaan. HUMAS_HS

Senin, 14 September 2026

Lapas Kalabahi Gelar Apel Pagi dan Doa Bersama untuk Tiga ASN Korban Penembakan di Jayawijaya

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan doa bersama untuk tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang meninggal dunia akibat menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin (14/09).




Kegiatan yang berlangsung di Lapas Kelas IIB Kalabahi tersebut diikuti oleh jajaran pegawai dan peserta magang. Apel pagi dan doa bersama dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan serta ungkapan belasungkawa atas meninggalnya tiga ASN yang menjadi korban penembakan saat menjalankan tugas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti doa bersama untuk mendoakan para korban sekaligus memohon agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi duka.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas jajaran Lapas Kalabahi terhadap sesama ASN yang telah kehilangan nyawa akibat peristiwa penembakan di Jayawijaya.

“Apel dan doa bersama ini merupakan bentuk penghormatan serta rasa duka kami kepada tiga ASN yang meninggal dunia. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujar M. Arfandy.

Menurutnya, momentum tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh pegawai dan peserta magang untuk terus menjaga kepedulian, kebersamaan, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kalabahi menunjukkan solidaritas sekaligus menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga para korban. HUMAS_YP

Jumat, 11 September 2026

Penuh Khidmat, Lapas Kalabahi Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taubah

Kalabahi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taubah, Lapas Kelas IIB Kalabahi. Kegiatan tersebut diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Islam, petugas beragama Islam, serta peserta magang, Jumat (11/09).




Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Meningkatkan Kepedulian dan Memohon Keselamatan untuk Negeri”, kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Abdul Halid Kanu dan sari tilawah, kemudian sambutan Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy.

Dalam sambutannya, M. Arfandy menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan kepribadian dan kerohanian warga binaan.

“Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk bersama-sama meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga nilai-nilai yang disampaikan dapat memberikan motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri,” ujar M. Arfandy.

Kegiatan kemudian dimeriahkan dengan penampilan sholawat dan grup marawis dari warga binaan sebelum memasuki acara inti berupa tausiyah dan doa yang disampaikan oleh Ustadz Nurlan Ahmad, S.Pd.I.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Nurlan mengajak seluruh jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam akhlak, kepedulian, kesabaran, dan kehidupan bermasyarakat.

“Meneladani Rasulullah berarti berusaha memperbaiki akhlak dan memperbanyak kebaikan, meskipun berada dalam kondisi dan tempat yang berbeda. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik,” tutur Ustadz Nurlan.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan hamdalah dan doa bersama. HUMAS_YP

Rabu, 09 September 2026

Lima CPNS Lapas Kalabahi Resmi Dilantik Menjadi PNS

Kalabahi, INFO_PAS – Lima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kalabahi, Rabu (09/09).












Pelantikan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur melalui konferensi virtual (Zoom), bersama para CPNS yang dilantik menjadi PNS di lingkungan Imigrasi dan Pemasyarakatan Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur.

Lima pegawai Lapas Kalabahi yang dilantik masing-masing Mikhael Ola Lejab, Dina Timutang, Maria Herlina Sasi, Antonio Juan Putra A. Nahak, dan Mohamad Aldi Fikram.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar perubahan status kepegawaian, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai seorang ASN.

“Dengan dilantiknya menjadi PNS, saya berharap kelima pegawai dapat semakin meningkatkan disiplin, integritas, tanggung jawab, serta memberikan pelayanan terbaik dalam menjalankan tugas di Lapas Kalabahi,” ujar M. Arfandy.

Salah satu petugas yang dilantik, Mikhael Ola Lejab, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menyatakan bahwa status sebagai PNS menjadi motivasi untuk terus belajar dan memberikan kontribusi positif dalam pelaksanaan tugas.

“Pelantikan ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami. Kami akan berusaha menjalankan amanah dengan disiplin dan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Dengan pelantikan tersebut, diharapkan kelima PNS baru dapat semakin profesional, berintegritas, dan berkomitmen dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Lapas Kalabahi. HUMAS_YP