Kalabahi, INFO_PAS - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB
Kalabahi, M. Arfandy, terus mengedepankan pendekatan humanis dalam memimpin
institusinya. Kali ini, ia mengajak warga binaan berdiskusi ringan di area
halaman depan ruang perpustakaan lapas. Sambil menikmati sajian sederhana
berupa pisang goreng hangat, suasana keakraban terbangun secara alami dan tanpa
sekat pembatas, Senin (12/10).
"Kegiatan ini bukan sekadar kumpul biasa. Lewat obrolan santai sambil
makan pisang goreng ini, kita bisa mendengar langsung aspirasi, masukan, serta
keluh kesah mereka secara jujur. Kami ingin memastikan mereka merasa dihargai
dan dibina selayaknya keluarga," ungkap M. Arfandy. Ia meyakini bahwa
pendekatan dari hati ke hati sangat efektif untuk menjaga stabilitas, keamanan,
dan ketertiban di dalam lapas.
Salah satu warga binaan, Musa Mail, menyambut hangat atas inisiatif ini. "Kami benar-benar merasa dianggap seperti manusia seutuhnya, bukan sekadar narapidana. Bapak Kalapas mau duduk sejajar, makan pisang goreng bersama, dan mau mendengarkan masalah kami. Perhatian kecil ini sangat berarti dan memberi kami motivasi kuat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya penuh rasa syukur. (Humas_FW)
.jpeg)


