Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Komitmen Lapas Kalabahi dalam meningkatkan pelayanan dan target kinerja tahun 2026

Panen Semangka di Kebun Dinas Kadelang

Sebagai komitmen dukungan terhadap program Ketahanan Pangan di Lapas Kalabahi.

Sosialisasi Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan ke masyarakat

Memberikan informasi sekaligus membangun sinergitas ke masyarakat sekitar terkait pelaksanaan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan.

Layanan Pengecekan Kesehatan Gratis bagi Warga Binaan

Lapas Kalabahi berkomitmen untuk menjamin hak Warga Binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.

Pembagian Premi Bagi WBP

Bukti nyata dukungan terhadap program pembinaan asimilasi di Lapas Kalabahi

Selasa, 30 Maret 2021

KALAPAS KALABAHI DAN JAJARAN TERIMA VAKSINASI COVID-19 TAHAP I


Kalabahi_Selasa (30/03/21) Tepat pukul 10.00 Wita, bertempat di Puskesmas Mebung, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto dan 17 orang pegawai lainnya diantaranya beberapa pejabat struktural dan staf mengikuti vaksinasi tahap I yang dilakukan bagi pelayan publik.

Dalam pelaksanaannya, Effendi menjelaskan bahwa keikutsertaan pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi dalam kegiatan vaksinasi merupakan tindakan yang dilakukan untuk membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan menciptakan Herd Immunity atau kekebalan kelompok. 




Selain itu, Effendi juga menyampaikan bahwa vaksinasi Covid-19 aman dan tidak berbahaya karena dia dan pihaknya berada dalam keadaan aman terkendali setelah divaksin.

Beliau juga menyampaikan bahwa setelah divaksinasi, dia dan pihaknya masih diobservasi selama 30 menit untuk memastikan apakah mengalami efek samping yang berbahaya atau tidak. "Dari hasil observasi menyatakan bahwa kami baik-baik saja. tidak ada efek samping yang berbahaya. Cuma pegal biasa dan kata dokter pegal-pegal ini akan segera hilang," Ujar Effendi.

Diakhir penyampaiannya, Effendi mengharapkan agar sebagian pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi dan seluruh warga binaan serta masyarakat yang belum divaksinasi, tidak takut untuk menerima vaksinasi ke depan. "Dengan menerima vaksinasi Covid-19, maka kita turut berkontribusi membantu pemulihan dunia lebih khususnya Indonesia dari pandemi Covid-19," Pungkas Effendi.






 

Rabu, 17 Maret 2021

KUKUHKAN TIM KERJA PEMBANGUNAN ZI MENUJU WBK/WBBM TAHUN 2021, KALAPAS KALABAHI MINTA KOMITMEN KERJA TIM DALAM MERAIH PREDIKAT WBK.



Kalabahi_Rabu (17/03/21) Bertempat di lapangan apel Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Kalapas Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto mengukuhkan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi Tahun 2021.

Kegiatan yang dilaksanakan pukul 07.30 Wita itu, berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Pengukuhan yang dilakukan oleh Kalapas Kalabahi ditandai dengan pemasangan handbadge Satgas Penguatan WBK/WBBM dan penyerahan SK Kepada Ketua Pembangunan ZI, Hariyadi N. Maikameng, Sekretaris, Agnesius Naryanto, Ketua Pokja Manajemen Perubahan, Saverinus A. Rengi, Ketua Pokja Penataan Tata Laksana, Mahmud B. S. Gorang, Ketua Pokja Penataan Sistem Manajemen SDM, Jemi H. Ndun, Ketua Pokja Penguatan Akuntabilitas, Abdurrahman Haryono, Ketua Pokja Penguatan Pengawasan, Abdulmanan Samah, dan Ketua Pokja Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Yonatan Bani.




Dalam acara pengukuhan tersebut, Kalapas Kalabahi, Effendi Yulianto meminta komitmen yang besar dari seluruh Tim Kerja untuk bekerja keras dalam mewujudkan Lapas Kelas IIB Kalabahi menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi di Tahun 2021. "Saya minta komitmen saudara-saudara di dalam mewujudkan Lapas Kalabahi menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi. Kita harus bekerja keras untuk meraih predikat WBK. jangan sama-sama bekerja. Melainkan harus bekerjasama dalam tim," Tutur Effendi.

Disamping itu, Effendi juga mengajak Tim Kerja yang baru dikukuhkan itu agar tetap menjaga kekompakan dalam bekerja. "Mari kita semua menjaga kekompakan dalam bekerja. Keberhasilan akan bisa diraih apabila ada kekompakan. Keberhasilan akan bisa tercapai apabila kita tidak saling menunjukan keegoisan. Kita semua harus saling mendengar satu sama lain. Bagi yang kurang paham silakanlah bertanya kepada yang lebih memahaminya dan sebaliknya bagi saudara-saudara pegawai yang lebih memahami silakan bantu menjelaskan kepada yang kurang memahami. Disini tempat kita untuk sama-sama belajar dalam meraih kesuksesan," Tandas Effendi.

Selain itu, Effendi juga mengharapkan semangat yang luar biasa dari para Tim Kerja. Beliau minta agar semangat dari pada seluruh pegawai untuk tidak kendor. "Kita pasti bisa meraih predikat WBK tahun ini. Kegagalan tahun lalu adalah keberhasilan yang tertunda dan kita harus bisa melewati itu. Semangat bapak/ibu tidak boleh pudar. Kita harus lebih semangat bekerja dari tahun lalu," Pungkas Effendi.
   


 

Jumat, 12 Maret 2021

KANTOR KEMENAG KABUPATEN ALOR BAGIKAN BUKU-BUKU ROHANI BAGI WARGA BINAAN LAPAS KALABAHI BERAGAMA KRISTEN


Kalabahi_Jumat (12/03/21) Bertempat di Gereja Zoar Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Lim Odja dan rekan kerjanya membagikan buku-buku bacaan rohani kristen kepada warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi yang beragama Kristen.

Kegiatan yang dilaksanakan Pukul 08.30 Wita itu dihadiri pula oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto didampingi Kasi Binadik, Yonatan Bani, Ka. KPLP, Saverinus A. Rengi dan Pendeta Gereja Zoar Lapas Kelas IIB Kalabahi, Maacha I. Laore.

Pada awal kegiatan, Penyuluh Agama Kristen, Lim Odja menyampaikan bahwa buku-buku rohani yang hendak dibagikan oleh dia dan rekannya merupakan bantuan rekanan kerja Kantor Kemenag Kabupaten Alor dari organisasi terkait yang pernah melayani warga binaan beragama Kristen di Lapas Kelas IIB Kalabahi.



"Buku-buku yang ada menungkin tidak bisa kami bagikan kepada semua warga binaan. Mungkin saat ini hanya sebagian dari warga binaan beragama Kristen yang mendapatkannya karena rekanan kerja kami yang pernah melayani di sini belum tahu jumlah warga binaan beragama kristen di tempat ini. Jadi, nanti setelah ini kami akan sampaikan lagi kepada mereka untuk mereka menyediakan buku lagi dan kami akan berikan kepada saudara-saudara warga binaan di sini. Harapan kami agar saudara-saudara warga binaan dapat membaca buku-buku yang akan kami bagikan ini karena sangat bermanfaat untuk pertumbuhan rohani saudara-saudara semua," Tutur Lim.

Selain itu, Lim juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kalapas Kalabahi dan jajarannya yang selama ini telah banyak membantu mereka di dalam mereka melaksanakan pembinaan rohani kepada warga binaan. "Lapas Kelas IIB Kalabahi yang saat ini berada di bawah kepemimpinan Bapak Kalapas Effendi Yulianto sudah terlalu banyak perubahan karena telah melakukan banyak terobosan untuk mendukung kegiatan pembinaan warga binaan. Saya sampaikan hal ini bukan karena penilaian kami sendiri tetapi merupakan penilaian banyak pihak di luar sana," Ucapnya.

Diakhir penyampaiannya, Lim meminta agar kerjasama yang sudah terjalin selama ini antara Kantor Kemenag Kabupaten Alor dan Lapas Kelas IIB Kalabahi dapat semakin baik dan berlangsung harmonis.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan inti, yakni pembagian buku-buku rohani dan secara simbolis diterima langsung oleh Kalapas Kalabahi serta dilanjutkan dengan pembagian kepada warga binaan.






   


 

Senin, 08 Maret 2021

PENUHI DATA DUKUNG WBK, LAPAS KALABAHI IKUTI WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN RISIKO DARI BPKP PERWAKILAN NTT SECARA VIRTUAL



Kalabahi_Senin (08/03/21) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto bersama jajaran mengikuti kegiatan Workshop dan Pendampingan Manajemen Risiko dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Nusa Tenggara Timur secara virtual.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lapas Kelas IIB Kalabahi itu berlangsung pukul 09.00 Wita dan terpusat di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur.

Workshop tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Marciana D. Jone dan diikuti oleh Pimpinan Tinggi Pratama, Para Pejabat Administrator, dan Para Pejabat Pengawas di Kanwil Kemenkumham NTT serta seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan dan UPT Imigrasi bersama jajaran.



Hadir pula dalam kegiatan ini narasumber dari BPKP Perwakilan NTT, Dwi Putra Tanto dan Narasumber dari Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Erbata Sri Muliatini yang membawakan materi terkait manajemen risiko.

Dwi Putra Tanto dalam materi yang dibawakannya tentang penerapan mitigasi risiko menjelaskan terkait proses manajemen risiko dalam satuan kerja pemerintah. "Proses manajemen risiko dimulai dengan komunikasi dan konsultasi kemudian penetapan konteks, indentifikasi risiko hingga penanganan risiko. Proses penanganan risiko bertujuan menentukan jenis penanganan yang efektif dan efisien untuk suatu risiko yang terjadi pada sebuah satker," Tutur Dwi.

Selanjutnya ditambahkan pula oleh Erbata Sri Muliatini dalam materi yang disampaikannya tentang pendampingan penyusunan manajemen risiko. Erbata menyampaikan bahwa manajemen risiko sangat penting dilakukan dalam suatu satuan kerja terutama dalam mempersiapkan diri meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).


"Manajemen risiko dapat menjadi bahan masukan atau referensi dalam pengambilan keputusan. Manajemen risiko itu bukan untuk menjamin bahwa risiko tidak akan terjadi. Manajemen risiko hanya dapat memperkecil peluang terjadinya risiko atau memperkecil potensi dampak risiko, bukan menghilangkan risiko", Tandas Erbata.

Setelah berakhir kegiatan Workshop, menindaklanjuti akan materi yang telah disampaikan dan untuk memenuhi data dukung WBK, Kalapas Kalabahi, Effendi Yulianto meminta kepada masing-masing seksi agar segera menyusun dokumen mitigasi risiko sesuai Permenkumham RI Nomor 05 Tahun 2018 tentang Penerapan Manajemen Risiko di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.


   


 

Sabtu, 06 Maret 2021

PRA VAKSINASI COVID-19, LAPAS KALABAHI IKUTI SOSIALISASI VAKSINASI COVID-19 OLEH PUSKESMAS MEBUNG SECARA VIRTUAL



Kalabahi_Sabtu (06/03/21) Pagi tadi pukul 09.00 Wita bertempat di Aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Kalapas Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto beserta jajaran mengikuti Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Puskesmas Mebung secara virtual.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Alor dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Alor.

Pelaksanaan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelayan publik terkait vaksinasi Covid-19 yang sampai saat ini masih simpang siur dan kurang jelas informasinya, sehingga dapat mempersiapkan diri dan berkeinginan untuk menerima vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 08 Maret 2021 sampai dengan 18 Maret 2021.

Selaku pemateri dalam kegiatan sosialisasi ini, Dokter Anita Takalapeta menyampaikan bahwa masyarakat Indonesia harus divaksin karena manurutnya sudah hampir satu tahun sejak Menteri Kesehatan menyatakan Covid-19 sebagai bencana nasional, angka penularan semakin tinggi, angka kematian semakin tinggi, belum ada obat yang pasti, dan 3M dianggap belum mampu mengatasi Covid-19.




"Sampai saat ini Vaksin Covid-19 terus dikembangkan dan divaksinasi ke manusia karena telah diuji melalui beberapa tahapan pengujian sampai mendapat ijin untuk divaksinasi ke manusia, jadi vaksin covid-19 itu efektif, aman, dan halal," Tutur Dokter Anita. 

Selain itu, Dokter Anita juga menghimbau agar seluruh pelayan publik yang mengikuti kegiatan sosialisasi harus siap untuk menerima vaksinasi Covid-19 karena menurutnya akan menciptakan Herd Immunity yang mampu menekan kasus Covid-19. Dia juga kembali mengingatkan peserta virtual untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan walaupun dikemudian hari sudah mendapatkan vaksin.

Diakhir penyampaian materi, sebagai wujud untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19, Kalapas Kalabahi, Effendi Yulianto dan jajaran menunjukan sikap untuk siap divaksinasi.
    


 

Sabtu, 20 Februari 2021

LANTIK KASUBSI LAPTATIB YANG BARU, KALAPAS KALABAHI MINTA SEMANGAT KERJA BARU UNTUK MELAKSANAKAN TUGAS DENGAN BAIK DAN BERKUALITAS



Kalabahi_Sabtu (20/02/21) Dalam rangka mengisi kekosongan jabatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto pagi tadi pukul 10.00 Wita melantik pegawai atas nama David H. O. Loa menjadi Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib.

Acara tersebut dilaksanakan di Aula Lapas Kelas IIB Kalabahi dan dihadiri oleh para Kepala Seksi dan Kepala Subseksi, seluruh Staf Administrasi dan Staf Pengamanan, serta Rohaniawan.

Dalam acara tersebut, Kalapas Kalabahi, Effendi Yulianto dalam sambutannya meminta Kasubsi Laptatib yang baru saja dilantik itu untuk memberikan semangatnya yang baru dalam melaksanakan tugas dengan baik sesuai amanah yang diberikan. "Saya minta semangat kerjanya yang baru Pak Kasubsi Laptatib, karena dengan semangat yang baru, saudara dapat melaksanakan tugas-tugas dengan baik dan berkualitas. Saudara juga harus mampu menguasai bidang tugas, sehingga saudara dapat melaksanakan tugas dengan lancar sesuai amanah dan tidak ada yang terbengkalai," Ujar Effendi.




Effendi juga menegaskan agar jabatan baru yang merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa dapat dipertanggungjawabkan melalui pelaksanaan tugas dengan benar serta tidak menyalahgunakan wewenang. "Apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab saudara, saudara laksanakan dengan benar. Jangan menyalahgunakan wewenang. Jadikan jabatan yang saudara embani sebagai amanah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa untuk melayani para warga binaan dengan baik dan benar," Tegas Effendi.

Selain itu, Effendi juga mengharapkan agar pejabat baru tersebut dalam melaksanakan tugas dengan tidak menunda-nunda pekerjaan. Beliau minta agar pekerjaan yang harus dikerjakan dalam sehari untuk tidak dikerjakan berhari-hari. Menurutnya setiap pekerjaan harus ada target yang jelas dan harus dibuat jadwal kerja. "Tentukan target kerja, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Pahami tupoksinya dan jadwalkan pelaksanaannya agar setiap pekerjaan itu dapat dilaksanakan sesuai jadwal dan terarah," Tandasnya.

Diakhir penyampaiannya, Effendi menghimbau agar seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi melaksanakan tugas sesuai porsinya masing-masing serta mengacu pada target kinerja yang sudah ada dan mempunyai semangat untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun ini. 

"Saya harap target kinerja yang sudah ada dapat dilaksanakan oleh setiap pegawai. Data dukung B03, B06, B09, dan B12 harus dikerjakan dan dilengkapi sesuai jadwal. Kita telah melaksanakan deklarasi janji kinerja dan pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM. Kita harus bisa meraih predikat WBK tahun ini. Semua data dukungnya harus segera dilengkapi sejak awal tahun ini. Jangan kendor semangatnya dan saya minta kita harus kompak dan solid menjadi satu kesatuan untuk bekerjasama meraih predikat WBK. Kita pasti WBK," Pungkas Effendi.




    

Kamis, 18 Februari 2021

KALAPAS KALABAHI BERSAMA PARA PEJABAT PENGAWAS IKUTI PENILAIAN PREFERENSI KOMPETENSI DENGAN METODE ONLINE


Kalabahi_Kamis (18/02/21) Sebagai bagian dari proses untuk memperoleh profil kompetensi setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang berguna untuk perencanaan karir, mutasi jabatan, dan pengembangan pegawai berbasis kompetensi, pagi tadi pukul 08.00 Wita Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan Hak Asasi Manusia melakukan penilaian preferensi kompetensi dengan metode online terhadap seluruh Pimpinan Tinggi Pratama, Para Pejabat Administrator, dan Para Pejabat Pengawas di lingkungan kerja Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur. 

Kegiatan penilaian preferensi kompetensi yang dilakukan oleh BPSDM Hukum dan HAM ini dilaksanakan selama 2 hari sejak hari ini Kamis, 18 Februari 2021 dan Jumat, 19 Februari 2021.

Turut hadir sebagai peserta ujian Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto, Kasubag Tata Usaha, Hariyadi N. Maikameng, Kasi Binadik, Yonatan Bani, Ka. KPLP, Saverinus A. Rengi, Kasi Adm. Kamtib, Abdulmanan Samah, Kaur Umum, Mahmud B. S. Gorang, Kaur Kepegawaian dan Keuangan, Jemi H. Ndun, Kasubsi Regbimkemas, Luther Tangasa, Kasubsi Kegiatan Kerja, Sugiarto, Kasubsi Perawatan, Sepreni A. Malote, dan Kasubsi Keamanan, Ismail Dusu.

Dalam pelaksanaannya, Kalapas Kalabahi, Effendi Yulianto bersama para Kasi dan Kasubsi sangat berantusias mengerjakan soal-soal ujian kompetensi yang mereka hadapi.




"Soal-soal ujian yang kami kerjakan hari ini bersifat manajerial dan sosio kultural. Soal-soalnya lumayan menguras pikiran karena harus dianalisa secara baik untuk menentukan tindakan-tindakan yang efektif dan tidak efektif dalam menyelesaikan masalah yang ada dalam suatu organisasi kepemerintahan atau yang dihadapi selama melaksanakan tugas di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia," Ujar Effendi.

Lebih lanjut, Effendi juga menyampaikan bahwa dengan adanya ujian kompetensi terhadap seluruh pejabat, sangat baik untuk digunakan sebagai instrument dalam menilai kompetensi atau kemampuan para pejabat secara manajerial dan sosio kultural karena menurutnya hal tersebutlah yang sekarang ini dibutuhkan dari seorang pejabat.

"Seorang pejabat harus jadi role model dan mampu memecahkan masalah yang ada dalam satu instansi. Seorang pejabat juga harus mampu memberikan solusi dan mengambil keputusan dalam menangani masalah yang ada dalam bidangnya, sehingga reformasi birokrasi yang sudah dicanangkan pemerintah dapat terwujud," Tandas Effendi.

Diakhir penyampaiannya, Effendi berharap agar dirinya bersama para Kasi dan Kasubsi dapat memperoleh kelulusan setelah mengikuti ujian kompetensi kali ini.