Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Komitmen Lapas Kalabahi dalam meningkatkan pelayanan dan target kinerja tahun 2026

Panen Semangka di Kebun Dinas Kadelang

Sebagai komitmen dukungan terhadap program Ketahanan Pangan di Lapas Kalabahi.

Sosialisasi Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan ke masyarakat

Memberikan informasi sekaligus membangun sinergitas ke masyarakat sekitar terkait pelaksanaan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan.

Layanan Pengecekan Kesehatan Gratis bagi Warga Binaan

Lapas Kalabahi berkomitmen untuk menjamin hak Warga Binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.

Pembagian Premi Bagi WBP

Bukti nyata dukungan terhadap program pembinaan asimilasi di Lapas Kalabahi

Sabtu, 15 Februari 2025

Tingkatkan Tranparansi Budaya Kerja, Plt. Kalapas Kalabahi Sampaikan Sosialisasi SPIP Ke Seluruh Pegawai

 

Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai bagian komitmen dalam membangun transparansi budaya kerja yang transparan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Daud Hela Laga, memimpin sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di Aula Lapas Kalabahi. Acara ini dihadiri oleh seluruh pegawai yang antusias mendalami pentingnya SPIP dalam pelaksanaan tugas sehari-hari mereka, Sabtu (15/02).

Dalam pemaparannya, Daud Hela Laga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas sebagai landasan utama dalam pelaksanaan tugas di Lapas Kalabahi. “SPIP adalah instrumen krusial untuk memastikan bahwa setiap langkah dan keputusan kita sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga kita,” ujar Daud Hela Laga. Ia juga menekankan bahwa penerapan SPIP secara konsisten akan menciptakan budaya kerja yang lebih baik dan lebih transparan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU), Abdurrahman Haryono, menambahkan pandangannya terkait penerapan SPIP. Menurutnya, SPIP bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga merupakan komitmen moral bagi setiap pegawai. “Transparansi dan akuntabilitas adalah dua pilar utama yang harus kita junjung tinggi. Dengan SPIP, kita dapat lebih mudah melacak dan mengevaluasi setiap kegiatan, sehingga segala bentuk penyimpangan dapat diminimalisir,” kata Abdurrahman.

Sosialisasi ini juga mencakup sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para pejabat struktural dapat mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman tentang implementasi SPIP. Antusiasme dan komitmen yang ditunjukkan oleh para peserta mencerminkan keseriusan mereka dalam mendukung program ini.

Dengan adanya sosialisasi SPIP ini, diharapkan Lapas Kalabahi dapat terus meningkatkan kualitas pelayanannya dan menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya dalam hal transparansi dan akuntabilitas. Penerapan SPIP yang efektif akan membawa perubahan positif dalam budaya kerja di Lapas Kalabahi, demi tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. (Humas_FW)

Gelar Sosialisasi Benturan Kepentingan, Plt. Kalapas Kalabahi Himbau Jajaran agar Bekerja dengan Integritas

 

Kalabahi, INFO_PAS - Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kalabahi menjadi tempat berlangsungnya sosialisasi penting mengenai benturan kepentingan yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Daud Hela Laga. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pegawai yang antusias dalam memahami dan menerapkan konsep benturan kepentingan dalam tugas sehari-hari mereka, Sabtu (15/02).

Pada momen tersebut, Daud Hela Laga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas sebagai landasan utama dalam pelaksanaan tugas di Lapas Kalabahi. “Benturan kepentingan adalah isu krusial yang dapat merusak integritas dan profesionalisme kita sebagai abdi negara. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh jajaran agar tidak menggunakan wewenang mereka untuk kepentingan pribadi,” tegas Daud Hela Laga. Ia juga menambahkan bahwa penerapan langkah-langkah pencegahan benturan kepentingan akan membantu mewujudkan pemerintah yang bersih dan akuntabel.

Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Warga Binaan, Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadikgiatja), Yosep Carnus, turut memberikan pandangannya mengenai sosialisasi ini. Menurutnya, pemahaman yang mendalam mengenai benturan kepentingan akan berdampak positif pada kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh Lapas Kalabahi. “Dengan mengidentifikasi dan mengatasi potensi benturan kepentingan, kita dapat memastikan bahwa setiap tindakan dan keputusan yang diambil adalah untuk kepentingan umum, bukan pribadi. Ini merupakan bagian dari komitmen kita untuk mewujudkan pemerintah yang bersih dan akuntabel serta memberikan pelayanan publik yang prima,” ujar Yosep Carnus.

Dengan adanya sosialisasi mengenai benturan kepentingan, diharapkan Lapas Kalabahi dapat terus meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, serta memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan prima. Langkah ini merupakan salah satu upaya nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. (Humas_FW)

Membangun Kebersamaan, Plt. Kalapas Kalabahi Gelar Coffee Morning Diskusi Kinerja

 

Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergitas antar pegawai, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Daud Hela Laga, menggelar kegiatan Coffee Morning didepan Lapas. Acara ini dihadiri oleh jajaran petugas Lapas Kalabahi dan menjadi ajang diskusi terbuka untuk meningkatkan kualitas kerja serta pelayanan pemasyarakatan, Sabtu (15/02).


Dalam sambutannya, Daud Hela Laga menekankan pentingnya kebersamaan dan komunikasi yang baik antar pegawai dalam menjalankan tugas. Ia menilai bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga pada kerja sama tim yang solid.

“Kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan penuh semangat. Sinergitas dalam bekerja sangat penting untuk memastikan bahwa tugas-tugas pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Daud Hela Laga.

Selain membahas peningkatan kinerja, dalam kesempatan tersebut juga dibahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas sehari-hari di Lapas Kalabahi. Para pegawai diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan masukan guna menciptakan solusi bersama.

“Melalui forum ini, kami berharap bisa terus membangun komunikasi yang terbuka dan saling mendukung. Dengan begitu, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan memberikan pelayanan yang maksimal bagi warga binaan,” tambah Daud.

Kegiatan coffee morning ini pun mendapat respons positif dari para pegawai yang hadir. Mereka mengapresiasi langkah Plt. Kalapas Kalabahi dalam menciptakan ruang diskusi yang terbuka, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja ke depannya. (Humas _Yp)


Jumat, 14 Februari 2025

Kegiatan Edukatif dan Positif Warnai Kunjungan Ketua PIPAS NTT di Lapas Kalabahi


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima kunjungan istimewa dari Ketua Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Nusa Tenggara Timur (NTT), Dessyana Maliki, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja yang bertujuan untuk mempererat hubungan dan memberikan edukasi kepada warga binaan. Kegiatan ini dimulai dengan penyambutan yang hangat melalui tarian tradisional Lego-Lego yang dibawakan oleh para warga binaan. Tarian ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga simbol kebersamaan dan budaya masyarakat Alor yang kaya, Jum'at (14/02).

Setelah tarian penyambutan yang memukau, Ibu Dessyana disambut dengan pengalungan selendang oleh Ketua PIPAS Lapas Kalabahi. Pengalungan selendang ini sebagai bentuk penghormatan dan tanda persahabatan, menambah nuansa hangat dalam acara tersebut. Suasana keakraban semakin terasa saat kegiatan dilanjutkan kegiatan panen jagung bersama di kebun dinas yang terletak di depan kantor Lapas. Panen jagung ini menjadi simbol keberhasilan program kemandirian warga binaan, yang menunjukkan bahwa mereka mampu berkarya dan berkontribusi positif selama masa tahanan. Kegiatan panen ini juga diharapkan dapat memberikan inspirasi dan semangat baru bagi para warga binaan. 


Tidak hanya itu, kunjungan ini juga diisi dengan senam bersama yang diikuti oleh pegawai Lapas, ibu-ibu DWP, serta para warga binaan. Senam ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga mempererat hubungan antara seluruh peserta.


Fokus utama dalam kunjungan ini adalah sosialisasi terkait tindak pidana kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan dan anak yang turut mengundang murid-murid sekolah dan lembaga masyarakat sekitar. Materi sosialisasi disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, Daud Hela Laga serta Ibu Dessyana. 


Dalam sosialisasi tersebut, Daud Hela Laga menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dan UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman warga binaan tentang bahaya kekerasan seksual dan KDRT serta pentingnya melindungi perempuan dan anak.


Dalam kesempatan tersebut, Ibu Dessyana menyampaikan, “Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya melindungi perempuan dan anak dari kekerasan. Edukasi ini penting agar masyarakat dapat menjadi agen perubahan positif di masyarakat setelah mereka kembali.”


Dengan rangkaian kegiatan yang sarat makna dan edukasi, kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Lapas Kelas IIB Kalabahi serta mempererat hubungan antara Lapas dan masyarakat sekitar. (Humas_FW)


Kalabahi, INFO_PAS - Jajaran registrasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, yang dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Anak Didik, Warga Binaan, dan Kegiatan Kerja (Binadikgiatja), Yosep Carnus baru saja menghadiri kegiatan sosialisasi mengenai fungsi aplikasi Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), yang menggarisbawahi perubahan pidana penjara seumur hidup menjadi pidana penjara sementara yang diikuti secara virtual di Ruang Registrasi pada hari Selasa (11/02).


Kegiatan tersebut digelar dengan tujuan memperkenalkan kebijakan baru yang diharapkan dapat membantu narapidana mendapatkan kesempatan kedua dalam hidup mereka


"Kami melihat ini sebagai peluang besar bagi narapidana untuk memperbaiki diri dan menunjukkan komitmen mereka terhadap perilaku baik. Dengan adanya perubahan pidana, narapidana akan lebih termotivasi untuk menjalani pidana dengan lebih baik dan berharap bisa segera kembali ke masyarakat," ujar Yosep.


Dalam kegiatan tersebut, hadir Yulius Sahruzah, Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yang menyampaikan dukungannya terhadap implementasi aplikasi SDP ini. "Perubahan pidana ini memberikan harapan baru bagi narapidana yang sebelumnya divonis seumur hidup. Dengan aplikasi SDP, proses reintegrasi narapidana ke dalam masyarakat dapat dipercepat, dan diharapkan mereka bisa kembali berkontribusi secara positif," kata Yulius.


Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan bahwa syarat perubahan pidana meliputi narapidana dengan hukuman seumur hidup yang telah menjalani pidana paling sedikit 5 tahun dan selalu berkelakuan baik. Jika narapidana dikenakan hukuman disiplin, penetapan berkelakuan baik dihitung sejak tanggal selesainya pelaksanaan hukuman disiplin. Selain itu, perubahan pidana ini juga memerlukan permohonan dari narapidana atau pihak lain selaku kuasa narapidana.


Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan jajaran registrasi Lapas Kelas IIB Kalabahi dapat lebih memahami dan mengaplikasikan fungsi aplikasi SDP secara optimal. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari reformasi sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan adil, di mana narapidana diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali ke tengah masyarakat dengan lebih cepat dan efektif. (Humas_FW)

Kamis, 13 Februari 2025

Gelar Rapat Pembangunan ZI, Lapas Kalabahi Fokus Tetapkan Rencana Aksi dan Penuhi Daduk B03

 

Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang bersih dan akuntabel, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) IIB Kalabahi, Daud Hela Laga, memimpin rapat penting terkait pembangunan zona integritas di Ruang Sekretariat Zona Integritas (ZI). Rapat ini bertujuan untuk mempersiapkan data dukung B03 sekaligus menetapkan rencana aksi yang menjadi bagian dari Lembar Kerja Evaluasi (LKE) dalam rangka mencapai predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (13/02).

Dalam rapat yang dihadiri oleh seluruh anggota tim kerja, Daud Hela Laga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar anggota tim untuk mencapai tujuan bersama. "Pembangunan zona integritas bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kita harus bekerja keras dan saling mendukung untuk mencapai hasil yang maksimal," ujar Daud.

Ketua Tim Kelompok Kerja (Pokja), Yosep Carnus, juga memberikan pandangannya terkait rapat tersebut. Menurutnya, persiapan data dukung B03 sangat krusial dalam proses evaluasi. "Data dukung B03 merupakan salah satu komponen penting dalam LKE. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa semua data yang disiapkan akurat dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Dengan demikian, kita dapat menunjukkan komitmen kita terhadap reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang lebih baik," jelas Yosep.

Rapat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang solid dalam upaya Lapas Kalabahi untuk mencapai predikat WBK dan WBBM. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, seluruh anggota tim optimis bahwa tujuan tersebut dapat tercapai. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga integritas dalam setiap aspek pekerjaan kami," tutup Daud. (Humas_Yp)

Selasa, 11 Februari 2025

Transformasi Sistem Pidana Seumur Hidup, Lapas Kalabahi Ikuti Sosialisasi Fungsi Aplikasi SDP secara Virtual

 

Kalabahi, INFO_PAS - Jajaran registrasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, yang dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Anak Didik, Warga Binaan, dan Kegiatan Kerja (Binadikgiatja), Yosep Carnus baru saja menghadiri kegiatan sosialisasi mengenai fungsi aplikasi Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), yang menggarisbawahi perubahan pidana penjara seumur hidup menjadi pidana penjara sementara yang diikuti secara virtual di Ruang Registrasi pada hari Selasa (11/02).

 

Kegiatan tersebut digelar dengan tujuan memperkenalkan kebijakan baru yang diharapkan dapat membantu narapidana mendapatkan kesempatan kedua dalam hidup mereka

 

"Kami melihat ini sebagai peluang besar bagi narapidana untuk memperbaiki diri dan menunjukkan komitmen mereka terhadap perilaku baik. Dengan adanya perubahan pidana, narapidana akan lebih termotivasi untuk menjalani pidana dengan lebih baik dan berharap bisa segera kembali ke masyarakat," ujar Yosep.

 

Dalam kegiatan tersebut, hadir Yulius Sahruzah, Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yang menyampaikan dukungannya terhadap implementasi aplikasi SDP ini. "Perubahan pidana ini memberikan harapan baru bagi narapidana yang sebelumnya divonis seumur hidup. Dengan aplikasi SDP, proses reintegrasi narapidana ke dalam masyarakat dapat dipercepat, dan diharapkan mereka bisa kembali berkontribusi secara positif," kata Yulius.

 

Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan bahwa syarat perubahan pidana meliputi narapidana dengan hukuman seumur hidup yang telah menjalani pidana paling sedikit 5 tahun dan selalu berkelakuan baik. Jika narapidana dikenakan hukuman disiplin, penetapan berkelakuan baik dihitung sejak tanggal selesainya pelaksanaan hukuman disiplin. Selain itu, perubahan pidana ini juga memerlukan permohonan dari narapidana atau pihak lain selaku kuasa narapidana.

 

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan jajaran registrasi Lapas Kelas IIB Kalabahi dapat lebih memahami dan mengaplikasikan fungsi aplikasi SDP secara optimal. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari reformasi sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan adil, di mana narapidana diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali ke tengah masyarakat dengan lebih cepat dan efektif. (Humas_FW)

Lakukan Kontrol Rutin, Plh. Kalapas Kalabahi Pastikan Kebersihan Lapas Terjaga



Kalabahi, INFO_PAS - Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Saverinus A. Rengi, turun langsung mengawasi kebersihan di area depan lapas. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi petugas, warga binaan, serta masyarakat sekitar, Selasa (11/02).

 

Dalam pengawasannya, Saverinus memastikan bahwa area depan lapas tetap terjaga kebersihannya. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan sebagai bagian dari disiplin dan tanggung jawab bersama.

 

“Kebersihan adalah cerminan dari kedisiplinan dan kepedulian kita terhadap lingkungan. Lapas bukan hanya tempat pembinaan, tetapi juga harus menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan tertib,” ujar Saverinus A. Rengi saat ditemui di lokasi.

 

Selain melakukan pengawasan, Saverinus juga menginstruksikan petugas untuk lebih aktif dalam menjaga kebersihan, terutama di area yang sering dilalui oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa kebersihan tidak boleh dianggap remeh karena berpengaruh terhadap kesehatan dan kenyamanan semua pihak.

 

“Kami ingin memastikan bahwa Lapas Kalabahi bukan hanya menjalankan fungsi pemasyarakatan, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Ini bukan hanya untuk kami yang bekerja di sini, tetapi juga bagi masyarakat yang melintas dan berkunjung,” tambahnya.

 

Upaya ini mendapat respons positif dari petugas lapas dan warga sekitar yang mengapresiasi perhatian pimpinan terhadap kebersihan lingkungan. Saverinus menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara rutin guna memastikan kebersihan tetap terjaga dan menciptakan suasana yang lebih baik bagi semua pihak. (Humas_Yp)