Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026
Komitmen Lapas Kalabahi dalam meningkatkan pelayanan dan target kinerja tahun 2026
Panen Semangka di Kebun Dinas Kadelang
Sebagai komitmen dukungan terhadap program Ketahanan Pangan di Lapas Kalabahi.
Sosialisasi Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan ke masyarakat
Memberikan informasi sekaligus membangun sinergitas ke masyarakat sekitar terkait pelaksanaan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan.
Layanan Pengecekan Kesehatan Gratis bagi Warga Binaan
Lapas Kalabahi berkomitmen untuk menjamin hak Warga Binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.
Pembagian Premi Bagi WBP
Bukti nyata dukungan terhadap program pembinaan asimilasi di Lapas Kalabahi
Selasa, 11 Juli 2023
TINGKATKAN KOMPETENSI, 3 PEGAWAI LAPAS KALABAHI ANTUSIAS IKUTI PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS DAN PELATIHAN TEKNIS PETUGAS PENGAMANAN TINGKAT DASAR
Jumat, 07 Juli 2023
JAJARAN LAPAS KALABAHI TURUT SERTA SECARA VIRTUAL DALAM PEMBUKAAN HDKD KE-78
Kegiatan ini turut dihadiri juga secara virtual oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone, yang saat itu didampingi Kadiv Yankumham, I Gusti Putu Milawati, bersama para Pejabat Administrator dan Pengawas, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi, serta ASN di lingkungan Kanwil Kemenkumham NTT.
Pada awal kegiatan, Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk terus bekerja dengan semakin baik.
"Hari Dharma Karya Dhika ke-78 merupakan momen penting untuk menghargai dedikasi dan pengabdian kita sebagai pegawai Kementerian Hukum dan HAM. Saya ingin mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknia di seluruh Indonesia atas kinerja yang telah dilakukan dengan sebaik mungkin. Mari kita terus bekerja dengan semakin baik demi mewujudkan tugas dan tanggung jawab kita sebagai pelayan publik," ungkap Andap.
Setelah itu, dilaksanakan "Doa Kemenkumham untuk Negeri" oleh lima tokoh agama, yakni Islam, Kristen, Katholik, Hindu, dan Budha. Kemudian, dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Edward O. S. Hiariej, yang lebih akrab disapa Eddy.
Dalam sambutannya, Wamenkumham, Eddy mengajak seluruh jajaran Kemenkumham untuk menjadikan momentum HDKD sebagai ajang dalam memelihara persatuan dan silaturahmi serta meningkatkan kinerja.
Menurutnya, persatuan, kesatuan, sinergitas serta soliditas seluruh pegawai Kemenkumham menjadi kekuatan utama untuk menghadapi segala bentuk tantangan dan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas.
"Melalui peringatan Hari Kemenkumham yang secara rutin kita laksanakan setiap tahunnya dengan berbagai macam bentuk kegiatan bertujuan agar kita terus dapat mendekatkan diri dan hadir ditengah masyarakat, semakin meningkatkan rasa kebersamaan, rasa kecintaan kita kepada organisasi, serta rasa memiliki sebagai keluarga besar Kemenkumham," terang Eddy.
"Ini menjadi pemacu semangat pengabdian terbaik dalam menjaga keberagaman, persatuan kesatuan bangsa Indonesia serta mendukung seluruh kebijakan Pemerintah untuk mewujudkan Indonesia maju menuju visi Indonesia Emas 2045," tuturnya.
Di akhir sambutannya, Wamenkumham meminta seluruh jajaran untuk mempersiapkan, merencanakan, dan melaksanakan HDKD dengan baik dan sederhana, saling mendukung dan bersinergi dalam semangat kebersamaan agar rangkaian kegiatan berjalan dengan sukses dan sesuai harapan.
"Teruslah berkomitmen dalam memegang teguh amanah dan harapan masyarakat, melaksanakan tugas sebaik-baiknya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (Humas_AF)
IKUTI KEGIATAN P3DN SECARA VIRTUAL, JAJARAN LAPAS KALABAHI SIAP TINGKATKAN PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI
Kalabahi_Jumat (07/07/23) Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi aktif berpartisipasi dalam kegiatan Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk dalam Negeri (P3DN). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual di Lapas Kelas IIB Kalabahi pada hari ini.
Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur, Marciana D. Jone, menghadirkan Inspektur Wilayah (Irwil) IV, Bambang Setyabudi sebagai pembicara utama. Bambang Setyabudi mengungkapkan pentingnya penggunaan produk dalam negeri serta membahas tentang disiplin pegawai dan menjaga nama baik instansi dalam pertemuan ini.
Dalam sambutannya, Bambang menekankan arti penting penggunaan produk dalam negeri sebagai upaya mendukung perekonomian nasional. Ia juga menyoroti peran disiplin pegawai dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga citra positif institusi yang ditempati setiap pegawai.
"Penggunaan produk dalam negeri sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kita. Dalam lingkup Unit Pelaksana Teknis (UPT), kita juga harus memastikan bahwa para pegawai tetap disiplin dalam menjalankan tugas dan bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing. Ini akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan kepada warga binaan dan masyarakat," tegas Bambang.
Selain itu, Bambang juga memberikan penekanan kepada para pegawai agar senantiasa menjaga nama baik instansi dalam interaksi dengan narapidana, rekan kerja, dan masyarakat luas. Ia menekankan pentingnya etika kerja dan kerjasama yang baik dalam menjalin hubungan yang harmonis dan profesional.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar penggunaan produk dalam negeri, disiplin kerja, dan upaya menjaga nama baik institusi. Pertukaran ide dan pengalaman ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi.
Plh. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Saverinus A. Rengi, mewakili Kalapas Kalabahi, Yusup Gunawan menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Ia mengungkapkan harapannya agar para pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi dapat mengimplementasikan materi yang telah disampaikan oleh Irwil IV, Bambang Setyabudi dalam kegiatan sehari-hari.
"Dengan mengikuti kegiatan P3DN ini, saya berharap para pegawai kami dapat memahami betapa pentingnya penggunaan produk dalam negeri dan mampu menjaga disiplin serta nama baik instansi. Kita akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang baik dan membangun kerjasama yang erat dengan para pemangku kepentingan dalam upaya pemasyarakatan yang berkelanjutan," ungkap Saverinus.
Meresponi kegiatan ini, seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menyatakan siap untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menjaga reputasi yang baik dalam menjalankan tugas-tugas mereka. (Humas_AF)
SIDANG WIPO KE-64, MENKUMHAM SAMPAIKAN DUKUNGAN INDONESIA TERHADAP PEMAJUAN KEKAYAAN INTELEKTUAL GLOBAL
Jenewa - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly memimpin Delegasi Indonesia pada Sidang Organisasi Hak atas Kekayaan Intelektual (KI) Dunia atau dikenal dengan World Intellectual Property Organization (WIPO) ke-64 di Jenewa, Swiss.
Dalam National Statement-nya, Yasonna menyampaikan dukungan pemerintah Indonesia terhadap pemajuan kekayaan intelektual dalam skala nasional hingga global.
"Indonesia berkomitmen penuh membuka potensi insan berbakat, menghargai kreator dan inovator, serta memberikan pengetahuan untuk kepentingan masyarakat," kata Yasonna dalam Sidang Majelis Umum WIPO, Kamis (06/07/2023).
Ia menjelaskan Indonesia mendukung sistem Kekayaan Intelektual global, salah satunya melalui aksesi Nice Agreement tentang Klasifikasi Internasional Barang dan Jasa untuk meningkatkan sistem merek nasional berstandar internasional. Menurutnya, kerja sama internasional di bidang KI akan memberikan banyak manfaat.
"Kerja sama dan kemitraan internasional akan membentuk lanskap yang memupuk kreativitas, merangkul keragaman, dan mendorong pertumbuhan ekonomi," tutur Yasonna.
Dalam momen sidang WIPO ini, Indonesia akan melalukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan WIPO tentang Pendirian Pusat Pelatihan KI Nasional.
"Indonesia dan WIPO akan melakukan kerja sama mendirikan pusat pelatihan KI nasional untuk meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan KI," ungkapnya.
Di samping itu, lewat kepemimpinan Indonesia dalam ASEAN 2023, Indonesia membawa ASEAN fokus pada pertumbuhan ekonomi global dengan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat dalam berkreasi dan berinovasi.
Dalam skala nasional, Indonesia sendiri telah memiliki Peraturan Pemerintah No.56 Tahun 2022 tentang Kekayaan Intelektual Komunal. Peraturan ini memainkan peran penting melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Indonesia yang kaya, sekaligus melindungi pengetahuan tradisional.
Sidang Majelis Umum WIPO ke-64 akan berlangsung pada 6-14 Juli 2023. Sidang ini dihadiri oleh 156 negara anggota WIPO. Indonesia merupakan satu dari 88 negara yang menyampaikan National Statementnya dalam sidang ini.
Menteri Hukum dan Ham memimpin Delegasi Republik Indonesia, didampingi Wakil Tetap RI di Jenewa ( Watapri), Dirjen Kekayaan Intelektual; dan Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Hubungan Luar Negeri.
Kamis, 06 Juli 2023
LAPAS KALABAHI IKUTI PENYUSUNAN RENJA SATKER TA 2024 LINGKUP KANWIL KEMENKUMHAM NTT
Kupang_Kamis (06/07/23) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Satuan Kerja (Satker) Tahun Anggaran (TA) 2024 selama 2 hari, sejak tanggal 5 sampai dengan 6 Juli 2023, bertempat di Hotel Neo Aston Kupang.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone dan diikuti oleh Kepala Satuan Kerja Pemasyarakatan dan Imigrasi maupun Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Kemenkumham NTT.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, Putu Perdana, selaku Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) bersama Operator Keuangan, Rivaldo F. Olang, turut hadir dalam kegiatan ini mewakili Kalapas Kalabahi, Yusup Gunawan.
Selaku keynote speaker, Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan penguatan, pemahaman, dan kemampuan perencanaan penganggaran serta pemahaman dalam menyusun rencana kerja pada masing-masing satuan kerja, melalui aplikasi KRISNA untuk mencegah terjadinya deviasi.
“Saya berharap kepada seluruh peserta agar menyusun Rencana Kerja Satker dengan baik dan benar dengan memperhatikan Renja Kemenkumham sebagai acuan penyusunan serta memperhatikan penginputan Renja pada aplikasi KRISNA," tutur Marciana.
Lebih lanjut, Marciana menekankan pentingnya perencanaan matang dalam Rencana Kerja Satuan Kerja untuk membantu mendapatkan hasil yang lebih baik dan efisien dalam pelaksanaan tugas dan penggunaan anggaran.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh tim dari Direktorat Jenderal Anggaran, yang dipimpin oleh Haryono, seorang Analis Ahli Muda, serta tim dari Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia yang diwakili oleh Dewi Ambarwati, seorang Analis Anggaran Muda.
Plh. Kalapas Kalabahi, Putu Perdana mengharapkan agar kegiatan Penyusunan Renja Satker TA 2024 lingkup Kanwil Kemenkumham NTT, dapat membawa dampak yang besar dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas pengelolaan anggaran yang sesuai dengan program dan kegiatan pada Lapas Kelas IIB Kalabahi di Tahun 2024 sehingga sangat bermanfaat dalam pelaksanaan pelayanan publik bagi warga binaan maupun masyarakat luar. (Humas_AN)
PENTINGNYA INFORMASI BAGI WARGA BINAAN, LAPAS KALABAHI GELAR SOSIALISASI PENGHENTIAN PEMBERIAN PROGRAM ASIMILASI RUMAH
Selasa, 04 Juli 2023
STUDI TIRU KE DUA LAPAS DI KOTA KUPANG, KALAPAS KALABAHI OPTIMIS BAWA SATKERNYA RAIH PREDIKAT WBK 2024






























