Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Komitmen Lapas Kalabahi dalam meningkatkan pelayanan dan target kinerja tahun 2026

Panen Semangka di Kebun Dinas Kadelang

Sebagai komitmen dukungan terhadap program Ketahanan Pangan di Lapas Kalabahi.

Sosialisasi Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan ke masyarakat

Memberikan informasi sekaligus membangun sinergitas ke masyarakat sekitar terkait pelaksanaan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan.

Layanan Pengecekan Kesehatan Gratis bagi Warga Binaan

Lapas Kalabahi berkomitmen untuk menjamin hak Warga Binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.

Pembagian Premi Bagi WBP

Bukti nyata dukungan terhadap program pembinaan asimilasi di Lapas Kalabahi

Senin, 26 Oktober 2020

LAPAS KALABAHI IKUTI ON DESK EVALUATION PEMBANGUNAN ZI MENUJU WBK OLEH TPN KEMENPAN RB


Kalabahi (26/10/2020) Pagi tadi pukul 09.15 Wita bertempat di Aula Lapas Kelas IIB Kalabahi, Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi yang dipimpin langsung oleh Kalapas Kalabahi, Effendi Yulianto sekaligus sebagai Penanggungjawab Pembangunan ZI dan didampingi oleh Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Hukum dan HAM mengikuti On Desk Evaluation oleh Tim Penilai Nasional (TPN) Kemenpan RB, Vivi Angraini Sitinjak bersama tim.

Pelaksanaannya dilakukan secara virtual dan berpusat di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.


Kegiatan tersebut berlangsung selama 1 (satu) jam dan diawali dengan sesi pemaparan Laporan Hasil Pembangunan ZI Menuju WBK di Lapas Kelas IIB Kalabahi oleh Kalapas Kalabahi. Pemaparan dilakukan selama 20 menit dan hal-hal penting yang disampaikan dalam materi paparan, yakni Profil Lapas Kelas IIB Kalabahi, Latar Belakang Pembangunan ZI Menuju WBK di Lapas Kelas IIB Kalabahi, Progress Reform dari 6 (enam) Area Perubahan yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Kalabahi, dan Proses Kegiatan dari 6 (enam) Area Perubahan dalam mewujudkan ZI menuju WBK di Lapas Kelas IIB Kalabahi.


Setelah selesai pemaparan oleh Kalapas Kalabahi,  kegiatan selanjutnya dilakukan sesi tanya jawab oleh Tim Penilai Nasional Kemenpan RB dan Tim Kerja Pembangunan ZI Lapas Kelas IIB Kalabahi. Sesi tersebut berlangsung selama 40 menit dan pada sesi ini Tim Kerja Pembangunan ZI Lapas Kelas IIB Kalabahi sangat berantusias dalam menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh Tim Penilai Nasional Kemenpan RB.

Diakhir dari kegiatan tersebut, Kalapas Kalabahi bersama timnya mengucapkan terima kasih kepada TPN Kemenpan RB dan TPI Itjen Hukum dan HAM atas evaluasi yang telah dilakukan terhadap Lapas Kelas IIB Kalabahi. Selanjutnya Kalapas Kalabahi bersama timnya secara bersama-sama mengucapkan Closing Statement "Lapas Kalabahi PASTI WBK".



Selasa, 20 Oktober 2020

PUSKESMAS MEBUNG KEMBALI BERIKAN PELAYANAN KESEHATAN SECARA GRATIS KEPADA WARGA BINAAN LAPAS KALABAHI


Kalabahi (20/10/20) Pagi tadi tepat pukul 09.00 Wita bertempat di Halaman Gereja Zoar Lapas Kelas IIB Kalabahi, Petugas Kesehatan dari Puskesmas Mebung, Dokter Anita Takalapeta dan empat orang perawat lainnya kembali memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan secara gratis kepada seluruh warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Dalam pelaksanaannya dihadiri juga oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto dan Kasubi Perawatan, Sepreni A. Malote bersama Staf Perawatan, Yoachim E. M. Pantus yang turut membantu petugas kesehatan dari Puskesmas Mebung.



Setelah melakulan pemeriksaan dan pengobatan, Dokter Anita bertemu Kalapas Kalabahi untuk menyampaikan hasil pemeriksaannya bersama tim dan dalam penyampaiannya, Dokter Anita mengharapkan kepada Kalapas Kalabahi dan jajarannya untuk sering memberikan edukasi kepada seluruh warga binaan agar tidak memakai handuk, pakaian dan sabun secara bersama-sama untuk menghindari terjadinya penularan penyakit kulit panu karena menurutnya kebanyakan warga binaan mengalami penyakit kulit panu.


Menangggapi penyampaian Dokter Anita, Kalapas Kalabahi siap untuk menindaklanjutinya dan secepat mungkin dirinya bersama jajaran akan ambil tindakan berupa pemberian edukasi untuk mencegah penularan penyakit kulit panu diantara warga binaan.




Jumat, 09 Oktober 2020

LAPAS KALABAHI KEMBALI TERIMA BANTUAN BIBIT JAGUNG HIBRIDA DARI DINAS PERTANIAN KABUPATEN ALOR


Kalabahi (09/10/20) Bertempat di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Alor, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto kembali menerima bantuan bibit jagung hibrida dari Dinas Pertanian Kabupaten Alor.

Tepat pukul 09.00 Wita, Penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten Alor, Ponciano Correia bersama penyuluh pertanian lainnya memberikan bantuan bibit jagung hibrida kepada Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Setelah menyerahkan bibit jagung tersebut, Ponciano bersama rekan kerjanya langsung memberikan pengarahan kepada warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi terkait cara menanam jagung yang baik dan benar. Ponciano mengharapkan agar warga binaan dapat bekerja dengan baik dan bekerja dengan hati, sehingga dapat membuahkan hasil yang baik. "Lahan yang masih ada ini kita harus manfaatkan dengan baik untuk menanam jagung dan tanaman lainnya secara tumpang gilir. Nanti kita akan tanam kacang lagi setelah sudah dekat waktunya untuk memanen jagung." Tutur Ponciano.


Disamping itu, Kalapas Kalabahi juga menyampaikan bahwa di musim hujan saat ini, para warga binaan dan petugas Lapas Kelas IIB Kalabahi harus bersinergi dalam proses penanaman jagung, sehingga seluruh lahan pertanian yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik. " Saya mengharapkan agar para warga binaan dan petugas Lapas Kelas IIB Kalabahi dapat bekerjasama untuk lagi-lagi mensukseskan program Bupati Alor, yakni Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar demi mewujudkan Alor yang sejahtera." Tegas Effendi.


Akhir dari penyampaiannya, Kalapas Kalabahi langsung mengarahkan warga binaan dan petugas untuk bersama-sama menanam jagung perdana di lahan pertanian kosong yang berada di daerah Bungawaru Kota Kalabahi.







 

Senin, 05 Oktober 2020

PEDULI WARGA BINAAN LAPAS KALABAHI, BANK BRI CABANG KALABAHI SALURKAN KURSI PROGRAM CSR BRI PEDULI


Kalabahi (05/10/20) Pagi tadi pukul 10.00 Wita, Bank BRI Cabang Kalabahi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)nya memberikan bantuan kursi sebanyak 30 buah kepada warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Kursi tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan BRI Cabang Kalabahi, Vierdhy Yosua R.B.S bersama jajarannya dan diterima oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto bersama Kasubag Tata Usaha, Hariyadi N. Maikameng dan Kaur Umum, Mahmud B. S. Gorang. 

"Kursi ini merupakan bantuan sarana penunjang dari program CSR BRI Peduli terhadap warga binaan Lapas Kalabahi. Semoga dapat bermanfaat bagi warga binaan Lapas Kalabahi." Tutur Vierdhy kepada Kalapas Kalabahi.

Menanggapi penyampaian Vierdhy, selaku Pimpinan Lapas Kelas IIB Kalabahi, Effendi menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Bank BRI Cabang Kalabahi yang menurutnya sudah dapat menaruh hati dan kepedulian melalui program CSR BRI Peduli terhadap warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi.


   


 

Rabu, 30 September 2020

PEDULI KEPADA WARGA BINAAN LAPAS KALABAHI, WARREN JODJANA : SISWA ACS JAKARTA BAGIKAN MASKER DAN SARUNG TANGAN KHUSUS KEGIATAN KERJA


Kalabahi (30/09/20) Pagi tadi tepat pukul 09.00 Wita, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto diruangannya menerima dengan hangat kedatangan seorang siswa ACS Jakarta asal Alor, Warren Jodjana.

Kadatangan Warren ke Lapas Kelas IIB Kalabahi adalah untuk melaksanakan wujud kepeduliannya terhadap warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi di masa pandemi Covid-19. "Maksud kedatangan saya ke Lapas Kelas IIB Kalabahi, yakni untuk memberikan bantuan masker kepada seluruh warga binaan dan sarung tangan khusus untuk warga binaan yang bekerja di bengkel kegiatan kerja dan kebun." Tutur Warren kepada Kalapas Kalabahi.

Setelah itu, Kalapas Kalabahi pun mengucapkan terima kasih kepada Siswa ACS Jakarta itu dan memberikan kesempatan kepadanya untuk secara langsung memberikan masker yang dibawanya sebanyak 500 buah kepada seluruh warga binaan dan sarung tangan kepada warga binaan yang melaksanakan pembinaan kemandirian di bengkel kegiatan kerja dan kebun.


Sebelum masker dan sarung tangannya di bagikan kepada seluruh warga binaan, Effendi Yulianto terlebih dahulu memperkenalkan Warren Jodjana kepada mereka dan menghimbau mereka agar memanfaatkan dengan baik masker dan sarung tangan yang nanti akan diberikan karena menurutnya dengan penggunaan masker setiap saat akan membantu pemerintah dalam mencegah munculnya kasus baru serta warga binaan terhindar dari paparan Covid-19.

Setelah itu, didampingi Kalapas Kalabahi dan Kasubag Tata Usaha, Hariyadi N. Maikameng, Warren pun membagikan masker kepada seluruh warga binaan dan sarung tangan khusus kepada warga binaan yang bekerja di bengkel kegiatan kerja dan kebun. 


Pada kesempatan yang sama juga, menanggapi pemberian Warren, seluruh warga binaan mengucapkan terima kasih kepada Warren setelah menerima masker dan sarung tangan.

Diakhir dari kegiatan tersebut, Siswa ACS Jakarta itu juga menghampiri bengkel kegiatan kerja dan kebun Lapas Kelas IIB Kalabahi sekaligus melihat hasil karya warga binaan.



 

Selasa, 29 September 2020

KALAPAS KALABAHI BAGIKAN MASKER BANTUAN UNODC KEPADA SELURUH WARGA BINAAN

 


Kalabahi (29/09/20) Bertempat di halaman Gedung Gereja Zoar Lapas Kelas IIB Kalabahi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto didampingi Kasi Binadik, Yonatan Bani, Kasi Adm Kamtib, Abdulmanan Samah, Kaur Umum, Mahmud B. S. Gorang, Kaur Kepegawaian dan Keuangan, Jemi H. Ndun, Staf Perawatan, Andryan H. Kolly dan beberapa pegawai lainnya melakukan pembagian masker bantuan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) yang disalurkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebanyak 450 buah kepada seluruh warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Sebelum melaksanakan kegiatan tersebut,  tepat pukul 08.00 Wita Kalapas Kalabahi terlebih dahulu memberikan pengarahan kepada seluruh warga binaan agar memanfaatkan dengan baik masker yang akan dibagikan. "Saya berharap agar masker-masker yang akan dibagikan nanti dapat dimanfaatkan dengan baik oleh saudara-saudara. Gunakan masker tersebut setiap saat." Tutur Effendi.


Selain itu, beliau juga menghimbau agar seluruh warga binaan dapat mencuci masker-masker kain yang sudah dibagikan sebelumnya secara rutin setelah gunakan setiap 4 jam sekali sesuai dengan aturan kesehatan terkait prosedur penggunaan masker.

Dalam pengarahannya juga, Effendi tidak lupa untuk memberikan edukasi kepada seluruh warga binaan terkait maksud dan tujuan penggunaan masker setiap saat. Beliau menyampaikan bahwa penggunaan masker dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan atau penyebaran Covid-19. 


Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa salah satu cara untuk memutuskan mata rantai penularan adalah dengan menggunakan masker setiap saat. Kalapas Kalabahi juga mewajibkan seluruh warga binaan untuk selalu mencuci tangan setelah memegang benda-benda atau apa saja yang mungkin dapat menjadi media penularan Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, seluruh warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi mengucapkan terima kasih kepada UNODC yang telah memberikan bantuan masker kepada mereka dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang sudah membantu mereka dalam menyalurkan masker bantuan UNODC.





Jumat, 25 September 2020

JAJARAN LAPAS KALABAHI BERSAMA TIM KANWIL KEMENKUMHAM NTT GELAR PUBLIC CAMPAIGN DI PASAR INPRES LIPA


Kalabahi (25/09/20) Kunjungan hari ke dua Tim Kanwil Kemenkumham NTT di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi bersama Kepala Lapas dan jajaran gelar Public Campaign di Pasar Inpres Lipa Pukul 08.00 Wita.

Tim Kanwil yang dipimpin langsung Kadiv Administrasi, Piet Bukorsyom bersama Kepala Bagian Program dan Humas, Mariana R. Manuhutu, Kepala Sub Bagian Humas RB dan TI, Yustina Lema juga dua staf Humas serta seluruh jajaran Lapas Kalabahi melaksanakan Public Campaign Reformasi Birokrasi, Internalisasi WBS dan Zona Integritas dengan sasaran masyarakat umum.

Kegiatan ini merupakan wujud implementasi dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi, dimana Kantor Wilayah Kemenkumham NTT dan Lapas Kalabahi saat ini sementara berproses menuju pembangunan Zona Integritas untuk mewujudkan satuan kerja Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). 

Dalam pembangunan Zona Integritas, ada indikator pengungkit yang harus dilaksanakan, yaitu penguatan pengawasan dan dalam penguatan pengawasan, indikator yang harus dibangun adalah Pengendalian Gratifikasi, Penerapan SPIP, Pengaduan Masyarakat, Whistle Blowing System dan Penanganan Benturan Kepentingan.


Berdasarkan indikator-indikator tersebut, kegiatan public campaign ini dilaksanakan dengan tujuan agar memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait peran dan pelayanan yang diberikan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham NTT bersama UPT dibawah Kanwil dalam hal ini Lapas Kalabahi karena tidak bisa dipungkiri, masih banyak masyarakat di luar sana yang masih belum mengetahui apa sebenarnya tugas dan fungsi dari Kementerian Hukum dan HAM dalam hubungannya dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sebagai penerima layanan.

Sosialisasi dan edukasi dilakukan dengan membagi-bagikan leaflet kepada pedagang maupun pembeli yang tengah melintas di Pasar Lipa sembari menjelaskan jenis-jenis layanan yang ada lebih khusus pada Lapas Kalabahi. Selain itu masyarakat juga diajak untuk turut memantau, mengawasi, dan lebih kritis terhadap layanan publik serta menolak suap, pungli, korupsi, dan gratifikasi.



Dalam kesempatan tersebut, Piet Bukorsyom sebagai ketua Tim dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan seperti pembagian leaflet tersebut sebagai upaya pihaknya dalam mengajak masyarakat turut serta mendukung zona integritas guna mewujudkan birokrasi yang bebas dari korupsi dan birokrasi yang bersih melayani. “Public campaign ini kami laksanakan sebagai bagian dari komitmen kami di dalam memberi pelayanan publik terbaik kepada masyarakat, mengingat sekarang ini Kanwil Kemenkumham NTT bersama Satker UPT terus berbenah demi mewujudkan Pembangunan ZI Menuju WBK dan WBBM. Dengan antusias dan peran serta masyarakat semua seperti yang terlihat sekarang ini, dapat membantu kami di dalam memberikan motivasi dan dukungan kepada kami untuk berkomitmen selalu berusaha memberikan pelayanan publik terbaik yang bebas dari KKN.” Ucap Piet.

Dalam kegiatan ini juga, Tim Kanwil bersama Jajaran Lapas Kalabahi membagikan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan sarung tangan kepada masyarakat yang melintas di sekitar pasar dan pedagang yang sementara menjual dagangannya.

Saat pemberian APD oleh petugas kepada masyarakat juga diberikan informasi terkait wabah Covid-19 serta bagaimana penanganannya dengan selalu membentengi diri dengan menjaga kesehatan, menjaga jarak dan wajib memakai masker guna memutus rantai penyebaran Covid-19. “Walaupun Kabupaten Alor yang beribukota Kalabahi dengan status Hijau atau aman Covid-19 saat ini, tidak menutup kemungkinan kepada masyarakat agar bisa tertular lewat transmisi lokal atau pendatang, jadi saya harap agar masyarakat yang saat melaksanakan kegiatan di tempat umum untuk selalu menjaga kesehatan dengan selalu menggunakan masker dan alat pelindung diri lainnya." Tutur Mariana.


Ditemui disela-sela kegiatan, Kalapas Kalabahi, Effendi Yulianto menyampaikan, kegiatan seperti ini perlu menjadi agenda penting yang harus dilaksanakan oleh Lapas Kalabahi. “Kita secara langsung berinteraksi dengan masyarakat umum dengan menyampaikan layanan-layanan yang ada di Lapas karena mungkin selama ini masih banyak masyarakat yang kurang paham tetang apa itu tugas Kemenkumham apa lagi Lembaga Pemasyarakatan. Oleh karena itu, dengan kegiatan ini masyarakat akan lebih mengetahui proses pembinaan kepada WBP, layanan yang diberikan, juga mengajak masyarakat agar turut serta memantau zona integritas yang dibangun Lapas Kalabahi guna mewujudkan birokrasi yang bebas dari korupsi dan birokrasi yang bersih melayani yang tujuannya untuk kepuasan masyarakat sebagai penerima layanan publik.” Pungkas Effendi.